Analisis Perbandingan Produksi Bawang Merah (Allium Ascolonicum L) Secara Generatif dan Vegetatif

Arif Munandar, Wahyu (2018) Analisis Perbandingan Produksi Bawang Merah (Allium Ascolonicum L) Secara Generatif dan Vegetatif. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (91Kb)

    Abstract

    Indonesia merupakan negara dengan kondisi alam yang potensial untuk dilakukannya pembudidayaan berbagai jenis produk hortikultura, salah satunya adalah sayuran. Kebutuhan manusia terhadap sayuran semakin meningkat seiring kesadaran manusia akan kebutuhan nutrisi untuk kesehatan manusia. Hal-hal tersebut merupakan potensi bisnis dalam bidang pertanian terutama sayur-sayuran. Produk hortikultura terutama pada komoditas sayuran yang saat ini sedang meningkat salah satunya adalah bawang merah. Bawang merah sebagai salah satu jenis sayuran yang digunakan sebagai bahan/bumbu penyedap makanan sehari-hari dan juga biasa dipakai sebagai obat tradisional atau bahan untuk industri makanan yang saat ini berkembang dengan pesat. Di Indonesia, tanaman bawang merah (Allium cepa var. ascalonicum) banyak dibudidayakan di daerah dataran rendah maupun dataran tinggi tergantung varietas yang digunakan. Produksi bawang merah sampai saat ini sering terganggu kerena keterbatasan modal dan cara budidaya yang salah membuat petani berfikir dua kali sebelum menanam bawang merah. Perbanyakan bawang merah dapat dilakukan secara vegetatif dengan umbi dan secara generatif dengan biji. Petani di Indonesia cenderung menggunakan umbi bawang merah sebagai benih pada saat melakukan budidaya bawang merah. Namun, kualitas umbi yang digunakan secara turun temurun membuat produktivitas bawang merah dari umbi semakin rendah, hal ini menjadi salah satu masalah bagi petani bawang merah di Indonesia. True Shallot Seed (TSS) atau biji botani dari bawang merah adalah solusi untuk memperbaiki kualitas bawang merah. Pengunaan TSS untuk produksi umbi bibit ataupun umbi konsumsi belum banyak dilakukan oleh petani bawang merah di Indonesia. Penyebabnya antara lain ketersediaan TSS masih terbatas dan belum ditemukannya teknologi pembibitan dan pembudidayaan bawang merah dari TSS yang efisien. Analisis perbandingan produksi bawang merah (Allium cepa var. ascalonicum) secara generatif dan vegetatif merupakan judul Tugas Akhir yang diajukan guna mengetahui hasil produksi bawang merah scara generatif dan vegetatif.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > D3 - Agribisnis
    Depositing User: Herlangga Hizkiawan
    Date Deposited: 12 Sep 2018 13:16
    Last Modified: 12 Sep 2018 13:16
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42145

    Actions (login required)

    View Item