Hubungan Postur Kerja dan Masa Kerja dengan Keluhan Muskuloskeletal Pekerja Bagian Sewing CV Surya Alam Abadi Sukoharjo

Mutiahani, Mutiahani (2018) Hubungan Postur Kerja dan Masa Kerja dengan Keluhan Muskuloskeletal Pekerja Bagian Sewing CV Surya Alam Abadi Sukoharjo. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (531Kb)

    Abstract

    Keluhan muskuloskeletal dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah postur kerja dan masa kerja. Pola kerja di industri garmen sangat mempengaruhi kesehatan pekerja. Sifat kerja tertentu dapat membuat berbagai jenis bahaya kesehatan salah satunya adalah nyeri otot. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan postur kerja dan masa kerja dengan keluhan muskuloskeletal pekerja bagian sewing CV Surya Alam Abadi Sukoharjo. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berasal dari pekerja bagian sewing yang berjumlah 90 orang yang kemudian dilakukan inklusi dan eksklusi sehingga diperoleh populasi sasaran sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampelnya adalah simple random sampling didapatkan sampel sebanyak 40 orang. Penelitian ini menggunakan lembar kerja Rapid Upper Limb Assessment (RULA) untuk menilai postur kerja, kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengukur keluhan muskuloskeletal, dan kuesioner karakteristik responden untuk mengetahui masa kerja pekerja. Teknik analisis data yang digunakan adalah univariat, bivariat, dan multivariat dengan regresi logistik ordinal. Hasil : Hasil uji korelasi spearman antara postur kerja dengan keluhan muskuloskeletal menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dengan p = 0.003 dan r = 0.455 yang artinya terdapat kekuatan hubungan yang sedang dengan arah korelasi positif. Hasil korelasi spearman antara masa kerja dengan keluhan muskuloskeletal menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dengan p = 0.001 dan r = 0.504 yang artinya terdapat kekuatan hubungan yang sedang dengan arah korelasi positif. Hasil uji regresi logistik ordinal untuk menguji hubungan postur kerja dan masa kerja dengan keluhan muskuloskeletal menunjukkan bahwa masa kerja adalah variabel yang paling berpengaruh dengan terjadinya keluhan muskuloskeletal yang dapat dilihat dari nilai p masa kerja yang lebih signifikan daripada postur kerja. Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara postur kerja dan masa kerja dengan keluhan muskuloskeletal dengan masa kerja menjadi faktor yang lebih dominan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
    R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > D4 - Keselamatan Kerja
    Depositing User: Herlangga Hizkiawan
    Date Deposited: 11 Sep 2018 14:54
    Last Modified: 11 Sep 2018 14:54
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42115

    Actions (login required)

    View Item