HUBUNGAN ADVERSITY QUOTIENT DAN SELF EFFICACY DENGAN TOLERANSI TERHADAP STRES PADA MAHASISWA

Sho’imah, Dwi Wahyu (2010) HUBUNGAN ADVERSITY QUOTIENT DAN SELF EFFICACY DENGAN TOLERANSI TERHADAP STRES PADA MAHASISWA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (2611Kb)

    Abstract

    Mahasiswa memiliki berbagai peranan yang harus diemban. Selain sebagai insan akademis dengan tuntutan sistem pembelajaran orang dewasa, mahasiswa berada pada usia dewasa awal yang memiliki karakteristik tugas perkembangan yang sulit dan kritis. Banyaknya tuntutan dari dalam diri dan lingkungan yang semakin berat memposisikan mahasiswa sebagai individu yang rawan stres. Adversity quotient dan self efficacy yang memadai mengarahkan mahasiswa untuk mampu menghadapi stressor secara efektif. Pengalaman keberhasilan mahasiswa secara terus menerus dalam menghadapi stressor akan semakin membentuk toleransinya terhadap stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient dan self efficacy dengan toleransi terhadap stres. Metode penelitian yang digunakan adalah non eksperimental jenis cross sectional. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester VI Program Studi Psikologi Universitas Sebelas Maret Surakarta, diambil dengan teknik cluster random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala adversity quotient, skala self efficacy, dan skala toleransi terhadap stres. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi ganda. Hasil perhitungan menggunakan analisis regresi ganda menunjukkan korelasi rx1y sebesar 0,769 pada taraf signifikan p < 0,01. Artinya ada korelasi positif yang signifikan antara adversity quotient dengan toleransi terhadap stres, dan korelasi rx2y sebesar 0,687 pada taraf signifikan p < 0,01 memiliki arti ada korelasi positif yang signifikan antara self efficacy dengan toleransi terhadap stres. Selain itu berdasarkan hasil analisis data diketahui ada hubungan yang signifikan secara statistik antara adversity quotient dan self efficay dengan toleransi terhadap stres, ditunjukkan dengan nilai korelasi Ry12 = 0,783 dan Fregresi 45,161 dengan p < 0,01. Sumbangan efektif adversity quotient dan self efficacy dengan toleransi terhadap stres dilihat dari koefisien determinan (R2) sebesar 0,613 atau 61,3 % yang berarti masih terdapat 38,7 % faktor lain yang mempengaruhi toleransi terhadap stres selain adversity quotient dan self efficacy. Kata kunci: adversity quotient, self efficacy, toleransi terhadap stres.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Psikologi
    Depositing User: Budianto Erwin
    Date Deposited: 15 Jul 2013 03:50
    Last Modified: 15 Jul 2013 03:50
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4210

    Actions (login required)

    View Item