Valuasi Ekonomi dan Strategi Pengelolaan Ekosisitem Mangrove di Kawasan Wisata Pantai Maron Kota Semarang

Fithor, Alin (2018) Valuasi Ekonomi dan Strategi Pengelolaan Ekosisitem Mangrove di Kawasan Wisata Pantai Maron Kota Semarang. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (335Kb)

    Abstract

    Valuasi Ekonomi dan Strategi Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Kawasan Wisata Pantai Maron Kota Semarang. Tesis. Pembimbing I: Dr. Ir. Joko Sutrisno, M.P. Pembimbing II: Dr. Ir. Agus Indarjo, M.Phil. Program Studi Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Ekosistem mangrove di Pantai Maron Kota Semarang perlu ditingkatkan. Pengelolaan yang baik dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar ekosistem. Pengembangan dan pengelolaan alternative wisata perlu dilaksanakan dengan rencana pengelolaan yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui nilai baku mutu air laut untuk wisata bahari, indeks kerapatan dan keanekaragaman mangrove, (2) mengetahui nilai ekonomi ekosistem mangrove serta (3) menyusun strategi pengelolaan ekosistem mangrove dengan menggunakan analisis SWOT (Strength, Opportunities, Weakness, Threats). Penelitian dilakukan pada bulan Oktober – Desember 2017(3 bulan) dengan metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi kasus secara deskriptif kualitatif. Pengolahan data digunakan dengan melakukan pengujian nilai indeks mutu lingkungan perairan, indeks kerapatan, indeks keanekaragaman mangrove, pendekatan nilai pasar, pendekatan biaya pengganti dan pendekatan penilaian metode kontinjensi. Hasil penelitian menunjukkan perhitungan indeks mutu lingkungan perairan dengan nilai 8,81 dengan kategori sangat buruk. Indeks kerapatan dan indeks keanekaragaman mangrove dengan nilai masing-masing untuk spesies Rhizopora mucronata sebanyak 32 pohon per meter persegi atau 0.32 pohon per hektar dan spesies Avicenna marina dengan 5 pohon per meter persegi atau 0.5 pohon per hektar dengan kategori jarang dan dan indeks keanekaragaman mangrove 0.36 berkriteria buruk atau kemantapan ekosistem tidak mantap. Untuk nilai ekonomi total yang dihasilkan ekosistem mangrove di kawasan wisata Pantai Maron yaitu sebesar Rp.100.253.749,-/tahun, terdiri dari nilai guna langsung (direct use value) sebesar Rp.73.669.000,-/tahun, nilai guna tidak langsung (indirect use value) sebesar Rp.24.314.749,-/tahun dan nilai keberadaan Kesediaan membayar (Willingness To Pay) Rp.2.270.000,-/tahun. Nilai guna langsung(direct use value) memberikan kontribusi lebih besar daripada nilai guna tidak langsung (indirect use value). Oleh karena itu, Memaksimalkan fungsi utama mangrove sebagai bagian dari pengelolaan terpadu bersama masyarakat Kelurahan Tambakharjo menjadi kunci pengelolaan kawasan wisata pantai maron kota semarang menjadi lebih baik. Kata kunci : Pantai maron, Ekosistem mangrove, Valuasi ekonomi, Mutu air laut untuk wisata bahari, Indeks kerapatan dan Indeks keanekaragaman,

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
    Divisions: Pascasarjana > Magister > Ilmu Lingkungan
    Depositing User: Herlangga Hizkiawan
    Date Deposited: 11 Sep 2018 05:52
    Last Modified: 11 Sep 2018 05:52
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/42063

    Actions (login required)

    View Item