PENGARUH TUMBUHAN BERBUNGA CROTALARIA JUNCEA PADA PERTANAMAN KEDELAI TERHADAP SERANGGA PENGUNJUNG BUNGA

RAHAYU, SAYEKTI KURNIA (2018) PENGARUH TUMBUHAN BERBUNGA CROTALARIA JUNCEA PADA PERTANAMAN KEDELAI TERHADAP SERANGGA PENGUNJUNG BUNGA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (493Kb)

    Abstract

    Sayekti Kurnia Rahayu. 2016. “Pengaruh Tumbuhan Berbunga Crotalaria Juncea Pada Pertanaman Kedelai Terhadap Serangga Pengunjung Bunga”. Tesis. Pembimbing I: Dr. Ir. Supriyadi, M.Si. dan Pembimbing II: Prof. Dr. Ir. Supriyono, M.Si. Program Pascasarjana, Program Studi Agronomi. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Pemanfaatan serangga pollinator di Indonesia masih kurang mendapatkan perhatian. Manajemen habitat sekitar lahan petanian menjadi pilihan sebagai upaya konservasi serangga pollinator, misalnya dengan penanaman tumbuhan berbunga. Keberadaan tumbuhan berbunga dalam agroekosistem sangat diperlukan guna mendukung berfungsinya layanan ekologi (ecological service). Penelitian ini bertujuan untuk Mendapatkan keragaman serangga pengunjung bunga pada pertanaman kedelai dengan tumbuhan berbunga dan mendapatkan pengaruh serangga pengunjung bunga terhadap hasil biji kedelai. Penelitian dilaksanakan di pertanaman kedelai, Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (7o47’8’’LS 110o40’0’’BT), Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman, Laboratorium Ekologi Managemen Produksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret pada bulan Juli sampai dengan November 2016. Pengaturan penempatan tumbuhan berbunga Crotalaria juncea sebagai berikut : (A) petak kontrol (tanpa C. juncea), (B) petak dengan tumbuhan C. juncea ditanam mengelilingi pertanaman kedelai, (C) petak dengan tumbuhan C. juncea ditanam setiap 5 baris pertanaman kedelai dan (D) petak dengan tumbuhan C. juncea ditanam setiap 10 baris pertanaman kedelai. Ukuran masing-masing petak seluas 400m2 (20 x 20). Pengukuran keragaman serangga pengunjung bunga ditentukan berdasarkan Indeks Shannon (H’). Pengamatan pengaruh serangga penyerbuk terhadap hasil kedelai dilakukan dengan penyungkupan (kontrol) dan tanpa penyungkupan pada tanaman kedelai. Pengamatan hasil biji kedelai dilakukan saat panen terhadap jumlah polong, jumlah biji, berat 100 biji, berat biji per tanaman, biji normal dan biji bernas. Data variabel hasil kedelai dianalisis menggunakan uji-T taraf 5%. Hasil menunjukan modifikasi habitat dapat meningkatkan keanekaragaman serangga pengunjung bunga dengan Indeks keragaman tertinggi 2,37 pada petak dengan C. juncea setiap 10 baris pertanaman kedelai. Total spesies serangga pengunjung bunga terbanyak yaitu 18 spesies pada petak dengan tumbuhan Crotalaria juncea ditanam setiap 5 baris pertanaman kedelai. Serangga pengunjung bunga didominasi oleh Coccinella transversalis, Apis mellifera, Xylocopa virginica, Megachile parientina, Megachile relativa, Ropalidia fasciata, dan Vespa sp.. Serangga pollinator juga dapat meningkatkan jumlah polong 30,11%, jumlah biji 44,63% dan berat biji per tanaman 15,44%. Kata Kunci: Keragaman Serangga, Modifikasi habitat, Penyerbuk

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Pascasarjana > Magister > Agronomi - S2
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 02 Sep 2018 15:07
    Last Modified: 02 Sep 2018 15:07
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41990

    Actions (login required)

    View Item