Patologi Birokrasi Dalam Penanggulangan HIV/AIDS Perspektif Gender Di Kabupaten Karanganyar

Alfiana, Ninda Metvia (2018) Patologi Birokrasi Dalam Penanggulangan HIV/AIDS Perspektif Gender Di Kabupaten Karanganyar. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (546Kb)

    Abstract

    Permasalahan mengenai HIV/AIDS di provinsi Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Karanganyar. Mayoritas pengidap HIV/AIDS berusia produktif antara 30-40 tahun dengan presentase 34 persen. Adapun sebaran kasus HIV/AIDS merata di seluruh kecamatan Karanganyar. Terbanyak di Kecamatan Kebakkramat yang mencapai 25 kasus. Disusul Tasikmadu 19 kasus, Mojogedang 15 kasus, Kerjo 14 kasus. Oleh sebab itu, diperlukan penanggulangan kasus HIV/AIDS yang memerlukan keterlibatan pemerintah Kabupaten Karanganyar. Akan tetapi pada kenyataannya dalam penanggunglangan HIV/AIDS terjadi patologi birokrasi dalampenanggulangan HIV/AIDS dinilai belum berspektif gender. Untuk sebab itu dalam penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui patologi birokrasi dalam penanggulangan HIV/AIDS ditinjau dari perspektif gender di Kabupaten Karanganyar dan (2) mendeskripsikan solusi patologi birokrasi dalam penanggulangan HIV/AIDS ditinjau dari perspektif gender di Kabupaten Karanganyar. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif dengan lokasi penelitian di Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar (DKK). Pengambilan sampel dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumen. Validitas menggunakan triangulasi metode dan analisis data menggunakan metode interaktif. Kesimpulan dalam penelitian ini, yaitu: (1) Patologi birokrasi dalam penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Karanganyar hanya ada satu patologi birokrasi yang terjadi yaitu patologi yang disebabkan kurangnya kompetensi petugas di lapangan. Untuk empat birokrasi, yaitu birokrasi yang timbul karena persepsi dan gaya manajerial para pejabat di lingkungan, birokrasi yang melanggar norma-norma hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, birokrasi yang bersifat disfungsional atau negatif, dan birokrasi yang merupakan akibat situasi internal dalam berbagai instansi dalam lingkungan pemerintahan tidak terjadi patologi. (2) Solusi Patologi Birokrasi dalam Penanggulangan HIV/AIDS Ditinjau dari Perspektif Gender di Kabupaten Karanganyar yaitu patologi yang disebabkan kurangnya kompetensi petugas di lapangan dilakukan dengan pelatihan dan petugas diwajibkan untuk mengikuti seminar-seminar yang berkaitan dengan gender untuk memudahkan penanggulangan HIV/AIDS. Kata Kunci: Patologi Birokrasi, Penggulangan HIV/AIDS, Analisis Gender.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Ilmu Administrasi Negara
    Depositing User: Imron Hizbullah
    Date Deposited: 31 Aug 2018 15:15
    Last Modified: 31 Aug 2018 15:15
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41945

    Actions (login required)

    View Item