Digital Storytelling: Inovasi Media Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Peningkatan Keterampilan Berbicara di Kelas III SDN 5 Kebumen Tahun Ajaran 2017/2018

Sudariyah, Sri (2018) Digital Storytelling: Inovasi Media Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Peningkatan Keterampilan Berbicara di Kelas III SDN 5 Kebumen Tahun Ajaran 2017/2018. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1100Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Sri Sudariyah. K7114175. DIGITAL STORYTELLING: INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA DI KELAS III SDN 5 KEBUMEN TAHUN AJARAN 2017/2018. Thesis. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2018. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses penerapan digital storytelling pada pembelajaran Bahasa Indonesia, (2) meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas III SD, dan (3) mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan media digital storytelling dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan selama tiga siklus dengan lima kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 5 Kebumen tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes yang berupa praktik berbicara dan nontes (observasi dan wawancara). Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: (1) langkah penerapan media digital storytelling dalam pembelajaran meliputi kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Langkah kegiatan awal yaitu: (a) mengondisian peserta didik secara fisik dan psikis; (b) memberikan motivasi; (c) melakukan apersepsi, dan (d) menjelaskan tujuan pembelajaran. Langkah kegiatan inti yaitu: (a) memberikan gambaran tentang media digital stortyelling; (b) menjelasakan materi; (c) menampilkan media digital stortyelling; (d) simulasi bercerita; (e) siswa bercerita; (f) memberikan tanggapan kepada siswa yang bercerita oleh guru; (g) memberikan tanggapan kepada siswa oleh siswa; dan (h) tanya jawab materi. Langkah kegiatan akhir yaitu: (a) menyimpulkan kegiatan pembelajaran; (b) memberikan tindak lanjut; dan (c) menulis hal-hal penting. (2) Penerapan media digitl storytelling dalam pembelajaran dapat meningkatan keterampilan berbicara siswa yang dibuktikan dengan ketuntasan hasil belajar siklus I= 60,94, siklus II = 79,64, dan siklus III= 100%. (3) Kendala penerapan media digital storytelling dalam pembelajaran yaitu: (a) pengenalan media kurang optimal; (b) siswa kurang aktif dalam berpendapat; dan (c) siswa kurang percaya diri saat bercerita. Solusi dari kendala tersebut yaitu: a) memaksimalkan penggunaan media; b) memberikan motivasi kepada siswa untuk lebih aktif; dan (c) memberikan simulasi bercerita dan dorongan kepada siswa yang akan bercerita. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan media digital storytelling dalam pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IIII SDN 5 Kebumen. Kata Kunci: Digital Storytelling, Keterampilan Berbicara.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
    Depositing User: Lafenia Merta
    Date Deposited: 08 Aug 2018 19:55
    Last Modified: 08 Aug 2018 19:55
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41864

    Actions (login required)

    View Item