RELIGIUSITAS DALAM NASKAH BABAD GEDHONGAN (Suatu Tinjauan Sosiologi Sastra)

Wijayanti, Ratih (2018) RELIGIUSITAS DALAM NASKAH BABAD GEDHONGAN (Suatu Tinjauan Sosiologi Sastra). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (510Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Ratih Wijayanti. C014054. 2018. Religiusitas dalam Naskah Babad Gědhongan (Suatu Tinjauan Sosiologi Sastra). Skripsi: Jurusan Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah strukur naskah Babad Gědhongan menurut teori strata norma Roman Ingarden yang meliputi lapis bunyi, lapis arti, lapis objek, lapis dunia, dan lapis metafisis (2) Bagaimanakah ajaran-ajaran religiusitas yang terkandung dalam naskah Babad Gědhongan (3) Bagaimanakah relevansi isi ajaran religiusitas naskah Babad Gědhongan pada masa sekarang Tujuan penelitian ini (1) Mendeskripsikan struktur naskah Babad Gědhongan yang berbentuk tembang dengan menggunakan teori strata norma Roman Ingarden yang meliputi lapis bunyi, lapis asti lapis objek, lapis dunia, dan lapis metafisis, (2) Mendeskripsikan ajaran-ajaran religiusitas yang terkandung dalam naskah Babad Gědhongan, (3) Mendeskripsikan relevansi ajaran religiusitas naskah Babad Gědhongan pada masa sekarang. Bentuk penelitian ini adalah penelitian sastra dengan bentuk metode kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini berupa teks Naskah Babad Gědhongan yang sudah dianalisis secara filologi oleh Moh.Taufiqul Hakim mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tahun 2016 dengan judul Babad Gědhongan: Kisah Perjalanan Dyah Rasa Wulan dan Syekh Wali Lanang di Tanah Jawa (Suntingan Teks, Terjemahan, dan Catatan). Sumber data sekunder diperoleh dari informan masyarakat, majalah,dan buku-buku pustaka yang terkait dengan penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian berupa data primer dan data sekunder. Data primer adalah teks Naskah Babad Gědhongan yang telah dikerjakan secara filologis oleh Moh.Taufiqul Hakim. Data sekunder berupa hasil wawancara dengan masyarakat, artikel, buku-buku yang memuat tentang nilai-nilai religius. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis data, dan wawancara. Teknik analisis data terbagi menjadi tiga komponen yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara struktural Naskah Babad Gědhongan disusun dengan memadukan banyak sarana sastra. Pada lapis bunyi memanfaatkan sarana asonansi, aliterasi. Lapis arti memanfaatkan padan kata, tembung garba, tembung wancah, pepindhan, citra pendengaran, citra penglihatan, alegori,. Lapis objek, latar, dan pelaku. Lapis dunia dan lapis metafisis. Sosiologi sastra dalam penelitian ini memanfaatkan ajaran-ajaran religiusitas dalam Naskah Babad Gědhongan, yaitu ajaran religiusitas kejawen dibandingkan dengan keadaan sosial zaman sekarang ini. Kesimpulan dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa ajaran-ajaran religiusitas yang terdapat dalam Naskah Babad Gědhongan ini masih relevan, dapat diambil sisi baiknya serta dapat dijadikan sebagai pelajaran hidup, untuk lebih berhati-hati dan waspada dalam menjalani kehidupan di zaman sekarang. Kata kunci : naskah Babad Gȇdhongan, ajaran religiusitas, sosiologi sastra

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General) > PN0441 Literary History
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Sastra Daerah
    Depositing User: Lafenia Merta
    Date Deposited: 08 Aug 2018 16:26
    Last Modified: 08 Aug 2018 16:26
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41842

    Actions (login required)

    View Item