FAKTOR KEMATIAN MATERNAL DI KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2015

Raden, Narasky S (2018) FAKTOR KEMATIAN MATERNAL DI KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2015. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (140Kb)

    Abstract

    Abstrak Latar Belakang : Angka kematian maternal di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2015 masih cukup tinggi yaitu sebanyak 619 kasus atau 111,16 per 100.000 kelahiran hidup. Kabupaten Sragen sebagai bagian dari Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2015 menyumbang 15 kematian maternal. Tingginya angka kematian maternal disebabkan oleh beberapa faktor seperti komplikasi obstetrik, keterlambatan mengenal tanda bahaya kehamilan, pengambilan keputusan dan terlambat mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan. Selain itu penyebab kematian ibu juga tidak terlepas dari 4 “terlalu” dan sosioal ekonomi yang rendah. Pada penelitian ini faktor yang mempengaruhi kematian maternal diringkas menjadi faktor determinan dekat, antara dan jauh. Kabupaten Sragen memiliki kematian maternal pada tahun 2015 ditemukan 15 orang meninggal, lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 13 orang meninggal sehingga diperlukan studi untuk mengetahui determinan kematian maternal di Kabupaten Sragen. Tujuan : Penelitian dilakukan untuk mengetahui determinan kematian maternal, yang terdiri dari determinan dekat (komplikasi obstetrik), determinan antara (usia ibu, paritas, jarak kehamilan, status gizi, keterlambatan “3T”) dan determinan jauh (pendidikan, pekerjaan dan pendapatan). Metode : Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan case control study. Jumlah sampel 15 kasus dan 30 kontrol dengan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan chi-square test, multivariat dengan metode regresi logistik ganda dan dilakukan analisis secara deskriptif, disajikan dalam bentuk narasi. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara komplikasi kehamilan (p<0.001), komplikasi persalinan (p<0.05), komplikasi nifas (p<0.001), usia ibu (p=0.021), pengaruh paritas (p=0.651), jarak kehamilan (p=0.009) dan keterlambatan memperoleh pelayanan (p=0.042) terhadap kematian maternal.Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara paritas (p=0.858), status gizi (p=0.593), kuantitas ANC (p=0.357), keterlambatan mengambil keputusan (p=0.848), keterlambatan tempat rujukan (p=0.238), pendidikan ibu (p=0.011), pekerjaan ibu (p=0.140) dan pendapatan keluarga (p=0.254) terhadap kematian maternal. Kesimpulan: Komplikasi kehamilan, usia ibu, berhubungan dengan peningkatan risiko kematian ibu sedangkan komplikasi persalinan, komplikasi nifas, dan jarak persalinan hanya sedikit berhubungan dengan kematian ibu. Saran : Perlu pengenalan dini tanda komplikasi dalam kehamilan, persalinan dan nifas, persiapan rujukan, usia ibu serta jarak kehamilan yang tepat. Kata kunci : faktor risiko, kematian maternal

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Spesialis Obstetri Ginekologi
    Depositing User: Lafenia Merta
    Date Deposited: 08 Aug 2018 14:38
    Last Modified: 08 Aug 2018 14:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41834

    Actions (login required)

    View Item