OBJEK WISATA HUTAN PINUS MANGUNAN, DLINGO, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA : TINJAUAN DARI BAURAN PEMASARAN DAN KESEDIAAN MEMBAYAR

Mustofa, Astrid Dani (2018) OBJEK WISATA HUTAN PINUS MANGUNAN, DLINGO, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA : TINJAUAN DARI BAURAN PEMASARAN DAN KESEDIAAN MEMBAYAR. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (573Kb)

    Abstract

    Astrid Dani Mustofa. H0814016. 2018. Objek Wisata Hutan Pinus Mangunan, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta : Tinjauan dari Bauran Pemasaran dan Kesediaan Membayar. Dibimbing oleh Dr. Ir Rhina Uchyani F, M.S dan Ir. Agustono, M.Si. Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret Indonesia sedang mengembangkan sustainable development, dimana salah satu bentuk implemantasinya adalah dengan penerapan sustainable agricultrure di semua lini. Adanya objek wisata alam di kawasan hutan lindung merupakan salah satu bentuk pemanfaatan hutan untuk diambil nilai ekonominya yang tidak tampak melalui jasa lingkungan. Pemanfaatan jasa lingkungan dinilai sebagai salah satu bentuk pemanfaatan kawasan hutan yang menguntungkan banyak pihak. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat tanpa harus menguras sumberdaya alam dan merusak lingkungan sehingga hal ini sesaui dengan prinsip sustainable agriculture. Hutan Pinus Mangunan yang berada di Desa Mangunan, Kecamtan Dlingo, Kabupaten Bantul. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik sosial ekonomi pengunjung, mengidentifikasi faktor-faktor bauran pemasaran yang dipertimbangkan oleh pengunjung dan menghitung besarnya kesediaan membayar (Willingness to Pay) oleh pengunjung pada objek wisata Hutan Pinus Mangunan. Metode dasar penelitian adalah statistik deskriptif. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah judgment sampling. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan melalui metode wawancara dengan alat bantu kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah analisis faktor, analisis Biaya Perjalanan dan analisis Contingent Valuation Method Hasil penelitian analisis faktor yang menggunakan 23 variabel diketahui membentuk 5 faktor inti. Faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan mengunjungi objek wisata Hutan Pinus Mangunan adalah faktor fasilitas dan petugas, faktor biaya pokok, faktor objek wisata, faktor kebersihan dan keamanan serta faktor biaya tambahan. Seluruh faktor yang terbentuk memiliki eigenvalue lebih dari 1, serta semua variabel yang terbentuk memiliki nilai facor loading lebih dari 0,500. Hasil analisis kesediaan membayar dengan biaya perjalanan di objek wisata Hutan Pinus Mangunan Tahun 2017 adalah Rp 83.751.396.603,00. Dimana sebesar 9,6% diterima oleh pengelola objek wisata Hutan Pinus Mangunan dan sisanya sebesar 90,4% diterima oleh masyarakat. Sedangkan pada hasil analisis kesediaan pengunjung membayar dengan contingent valuation method (CVM) di objek wisata Hutan Pinus Mangunan akan menghasilkan total WTP terbesar dengan nilai tawar Rp 3.000,00 sebesar Rp 84.151.717.603,00 dalam setahun dimana sebesar 10,05% diterima oleh pengelola objek wisata Hutan Pinus Mangunan dan sebesar 89,95% diterima masyarakat.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: Lafenia Merta
    Date Deposited: 07 Aug 2018 11:27
    Last Modified: 07 Aug 2018 11:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41790

    Actions (login required)

    View Item