PERBANDINGAN NEUTROPHIL TO LYMPHOCYTE COUNT RATIO DENGAN C-REACTIVE PROTEIN SEBAGAI PREDIKTOR SEPSIS NEONATORUM

Dzakir Nugroho, Irfan (2018) PERBANDINGAN NEUTROPHIL TO LYMPHOCYTE COUNT RATIO DENGAN C-REACTIVE PROTEIN SEBAGAI PREDIKTOR SEPSIS NEONATORUM. Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (335Kb)

    Abstract

    PERBANDINGAN NEUTROPHIL TO LYMPHOCYTE COUNT RATIO DENGAN C-REACTIVE PROTEIN SEBAGAI PREDIKTOR SEPSIS NEONATORUM Irfan Dzakir Nugroho, Dwi Hidayah, Harsono Salimo Program Magister Kedokteran Keluarga Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta ABSTRAK Latar Belakang. Deteksi dini yang akurat terhadap bakteriemia memegang peranan penting terhadap terapi dan prognosis neonatus terinfeksi, namun terkendala keterbatasan penanda sepsis yang spesifik untuk mendeteksi bakteriemia. NLCR atau neutrophil to lymphocyte count ratio pada pupolasi dewasa menunjukkan parameter yang lebih sensitif dalam memprediksi infeksi dan memiliki keunggulan yaitu ekonomis dan tersedia luas. Peran NLCR pada populasi neonatus belum banyak diteliti. Tujuan. Menganalisis NLCR dibandingkan CRP sebagai prediktor sepsis neonatorum. Metode. Dilakukan studi observasional analitik dengan pendekatan uji diagnostik dan desain potong lintang pada pasien dengan faktor risiko sepsis dan sepsis neonatorum di RSUD dr. Moewardi Surakarta pada bulan April dan Mei 2018. Data karakteristik berupa usia kehamilan, jenis kelamin, berat badan lahir, IT-ratio, angka leukosit, persentase netrofil, persentase limfosit, NLCR, CRP dan kultur darah. Kemudian data disajikan secara deskriptif dan dilakukan analisa statistik antara variabel tersebut. Hasil. Didapatkan bahwa dari karakteristik tidak ditemukan hubungan yang bermakna dengan sepsis neonatorum. NLCR dengan titik potong 2,215 memberikan nilai sensitifitas, spesifisitas, nilai duga positif dan negatif sebesar 87,5%, 75%, 70% dan 90% secara berurutan. CRP dengan titik potong 0,25 memberikan nilai sensitifitas, spesifisitas, nilai duga positif dan negatif sebesar 83,3%, 55,6%, 55,6% dan 83,3% secara berurutan. Sedangkan IT-rasio memberikan nilai sensitifitas, spesifisitas, nilai duga positif dan negatif sebesar 29,2%, 91,7%, 70% dan 66% secara berurutan. Kesimpulan. NLCR mempunyai nilai prediktif yang lebih baik terhadap sepsis neonatorum dibandingkan CRP sehingga dapat dipergunakan sebagai alternatif prediktor sepsis neonatorum yang ekonomis dan tersedia luas dengan titik potong 2,215. Kata kunci : NLCR, CRP, prediktor, sepsis neonatorum

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pascasarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 26 Jul 2018 22:20
    Last Modified: 26 Jul 2018 22:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41752

    Actions (login required)

    View Item