PENGARUH HATHA YOGA PADA KAPASITAS INSPIRASI, KAPASITAS EXERCISE, GEJALA SESAK NAPAS, DAN KUALITAS HIDUP PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK STABIL

CAHYA RAMADHANI, INGE (2018) PENGARUH HATHA YOGA PADA KAPASITAS INSPIRASI, KAPASITAS EXERCISE, GEJALA SESAK NAPAS, DAN KUALITAS HIDUP PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK STABIL. Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (100Kb)

    Abstract

    RINGKASAN Pengaruh Hatha Yoga Pada Kapasitas Inspirasi, Kapasitas Exercise, Gejala Sesak Napas, Dan Kualitas Hidup Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronik Stabil Inge Cahya Ramadhani, Yusup Subagio Sutanto, Ana Rima Setijadi, Suradi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta/ RSUD dr. Moewardi Surakarta Latar belakang: Manifestasi sistemik pada PPOK akan menyebabkan perubahan struktur dan fungsi otot. Kapasitas otot yang menurun akan menyebabkan penurunan kapasitas exercise sehingga akan membatasi mobilitas dan aktivitas. Rehabilitasi paru telah diterima sebagai strategi intervensi nonfarmakologis untuk meningkatkan kekuatan dan kapasitas fungsional otot napas, meningkatkan kapasitas exercise, mengontrol dan mengurangi gejala sesak napas serta meningkatkan kualitas hidup penderita PPOK. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh latihan hatha yoga terhadap kapasitas inspirasi, kapasitas exercise, gejala sesak napas, dan kualitas hidup penderita PPOK stabil. Metode: Uji klinis dengan pre dan post test group design pada pasien PPOK stabil di klinik Paru RSUD Dr. Moewardi Surakarta bulan Februari 2018 secara purposive sampling. Kapasitas inspirasi (KI) dari spirometri, kapasitas exercise (6MWT), gejala sesak napas (mMRC), dan kualitas hidup (CAT) diukur pada awal dan setelah empat minggu pada kelompok latihan hatha yoga dan kontrol. Hasil: Sebanyak 30 subjek PPOK stabil dibagi dua menjadi kelompok perlakuan dan kontrol. Kelompok perlakuan hatha yoga dan kontrol pada KI (p=0,001 dan p=0,000), 6MWT (p=0,000 dan p=0,002), mMRC (p=0,001 dan p=0,008), dan CAT (p=0,000 dan p=0,000) sebelum dan sesudah perlakuan menunjukkan perbedaan yang bermakna. Terdapat perbedaan yang bermakna antara persentasi kenaikan KI (p=0,012), perubahan nilai 6MWT (p=0,001), penurunan skor mMRC (p=0,000), dan CAT (p=0,000) kelompok perlakuan dan kontrol. Kesimpulan: Hatha yoga dapat meningkatkan KI, meningkatkan kapasitas exercise, menurunkan gejala sesak napas, dan meningkatkan kualitas hidup penderita PPOK stabil. Hatha yoga menunjukkan manfaat dan dapat diaplikasikan sebagai program rehabilitasi paru pada penderita PPOK stabil. Kata kunci: PPOK, hatha yoga, kapasitas inspirasi, mMRC, 6MWT, CAT

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
    Divisions: Pascasarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 26 Jul 2018 22:17
    Last Modified: 26 Jul 2018 22:17
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41751

    Actions (login required)

    View Item