PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK TERHADAP FUNGSI PENCERNAAN PADA PASIEN PASCA OPERASI KANKER KOLOREKTAL

HUTAPEA, IMPOL (2018) PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK TERHADAP FUNGSI PENCERNAAN PADA PASIEN PASCA OPERASI KANKER KOLOREKTAL. Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (91Kb)

    Abstract

    ABSTRAK PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK TERHADAP FUNGSI PENCERNAAN PADA PASIEN PASCA OPERASI KANKER KOLOREKTAL PERFORASI Impol Hutapea¹), Ida Bagus B.S.A ²), UntungAlfianto 3), 1. Residen Bedah, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/ RSUD Dr Moewardi Surakarta 2. Sub Bagian Bedah Digestif Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/ RSUD Dr Moewardi Surakarta 3. Sub Bagian Bedah Saraf Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/ RSUD Dr Moewardi Surakarta Latar Belakang. Salah satu tujuan dari pembedahan kanker kolorektal adalah memperlancar saluran pencernaan agar dapat berfungsi sebagai mestinya. Tindakan pembedahan yang dilakukan dapat memunculkan permasalahan baru seperti infeksi, sepsis, nyeri pasca operasi, dan mual muntah. Modulasi nutrisi perioperatif mikrobiota usus seperti probiotik makin lama makin banyak diterapkan sebagai strategi untuk mengurangi komplikasi infeksi pembedahan elektif dan mempercepat perbaikan gejala pencernaan seperti flatus dan keinginan buang air besar. Tujuan Penelitian. Untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik terhadap fungsi pencernaan pada pasien pasca operasi kanker kolorektal. Subyek dan metode. Subyek penelitian ini adalah pasien pasca operasi kanker kolorektal, dengan total sampel 20. Teknik sampling menggunakan non random sampling. Jenis penelitian ini desain eksperimen semu (quasi experiment) dengan metode Posstest-Only Control Design. Dalam rancangan ini sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu, kelompok I diberi probiotik dan kelompok II tidak diberikan probiotik kemudian dilakukan follow up untuk menilai pengaruh terhadap fungsi pencernaan pasien pasca operasi kanker kolorektal. Hasil. Mayoritas pasien pasca operasi kanker kolerktal berumur > 50 tahun (85%). Jenis kelamin pasien pasca operasi kanker kolorektal seimbang antara laki-laki dan perempuan, sama-sama 50%. Berdasarkan letak kanker mayoritas adalah tumor ascendens 13 pasien (65%). Ada perbedaan yang signifikan antara bising usus pasien pasca operasi kanker kolorektal yang diberikan probiotik dengan yang tidak diberikan probiotik dengan nilai (p < 0,05). Demikian juga dengan flatus pasien pasca operasi kanker kolorektal juga ada perbedaan yang signifikan dengan nilai (p < 0,05). Sedangkan untuk konsistensi BAB pasien pasca operasi kanker kolorektal juga terdapat perbedaan yang bermakna antara pasien pasca operasi kanker kolorektal yang diberikan probiotik dengan yang tidak diberikan probiotik dengan nilai (p < 0,05). Kesimpulan. Secara statistik terdapat pengaruh pemberian probiotik terhadap fungsi pencernaan pasien pasca operasi kanker kolorektal. Pemberian probiotik memperbaiki fungsi pencernaan terkait bising usus, flatus dan konsistensi BAB. Kata Kunci: Probiotik, fungsi pencernaan, kanker kolorektal

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RD Surgery
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Spesialis Ilmu Bedah
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 26 Jul 2018 20:48
    Last Modified: 26 Jul 2018 20:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41749

    Actions (login required)

    View Item