Kesiapsiagaan Individu dan RumahTangga dalam Menghadapi Bencana Banjir di Kota Suakarta Tahun 2017

Rahmawati, Ika (2018) Kesiapsiagaan Individu dan RumahTangga dalam Menghadapi Bencana Banjir di Kota Suakarta Tahun 2017. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (540Kb)

    Abstract

    Abstract This research case aims to determine (1) The spread of floods in the city of Surakarta in 2016; (2) Uncertainty factors that causing floods based on community perception in Surakarta City; (3) Individual and household preparedness levels in dealing with flood disaster in Surakarta City; (4) Implementation of science as a teaching material of geography in grade XI Senior High School on basic material of natural disaster mitigation. The research was conducted in Western City of Surakarta. The area assumed in Western City of Surakarta are Banjarsari district, Laweyan District, and Serengan District Eligible samples consisted of 11 villages affected by flood in 2016, sampling of administrative unit using purposive sampling technique. The sample has been taken is the number of individuals / households in each ‘RW’ affected by floods in each villages, the number of samples is using snowball sampling technique. Data collection was done by documentation study, interview, questionnaire, and interview. Data validity test is done by data triangulation method. Data analysis is using Likert approach and LIPI preparedness measurement framework - UNESCO / ISDR. The results of the research are as follows: (1) flooding spread in eleven sub-districts in West Surakarta City which is divided into 3 regions based on administrative unit of analysis. Banjarsari District having local flood characteristics and submissions with elevation and duration of time falling into the low category. Laweyan District areas have local flood characteristics and postings with elevation and duration of time that falling into the low category. Serengan District has local flood characteristics and post with elevation and duration falling into the medium category; (2). Factors causing high flooding, garbage disposal, and flood control building conditions; (3) Individual and household preparedness studies in all villages are in a ready category; (4) The result of the research becomes the material in the form of geography module on the material of natural disaster mitigation class XI even semester high school. Keywords: Preparedness, Disaster, Flood, Perception Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) persebaran banjir di Kota Surakarta pada tahun 2016; (2) persepsi masyarakat terhadap faktor – faktor yang menyebabkan banjir di Kota Surakarta; (3) tingkat kesiapsiagaan individu dan rumah tangga dalam menghadapi bencana banjir di Kota Surakarta; (4) implementasi tema kajian sebagai bahan ajar geografi di kelas XI SMA pada materi pokok mitigasi bencana alam. Penelitian ini dilakukan di Kota Surakarta bagian barat. Wilayah yang diasumsikan berada di bagian barat adalah Kecamatan Banjarsari, Kecamatan Laweyan, dan Kecamatan Serengan. Sampel satuan administratif yang diambil meliputi 11 kelurahan terdampak banjir pada tahun 2016, menggunakan teknik purposive sampling. Sampel responden yang diambil adalah perwakilan individu/rumah tangga pada tiap RW terdampak banjir di masing – masing kelurahan, menggunakan teknik snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi dokumentasi, observasi lapangan, angket, dan wawancara. Uji validitas data dilakukan dengan triangulasi. Analisis data menggunakan pendekatan likert dan framework pengukuran kesiapsiagaan LIPI – UNESCO/ISDR. Hasil penelitian adalah : (1) banjir tersebar di sebelas kelurahan yang terbagi menjadi 3 wilayah berdasarkan unit analisis satuan administratif. Wilayah Kecamatan Banjarsari memiliki karakteristik banjir lokal dan kiriman dengan elevasi dan durasi waktu yang masuk dalam kategori rendah. Wilayah Kecamatan Laweyan memiliki karakteristik banjir lokal dan kiriman dengan elevasi dan durasi waktu yang masuk dalam kategori rendah. Wilayah Kecamatan Serengan memiliki karakteristik banjir lokal dan kiriman dengan elevasi dan durasi waktu yang masuk dalam kategori sedang; (2) Faktor penyebab banjir paling dominan berdasarkan persepsi masyarakat meliputi intensitas curah hujan yang tinggi, pembuangan sampah, dan kondisi bangunan pengendali banjir yang telah mengalami penurunan kapasitas; (3) Kajian kesiapsiagaan individu dan rumah tangga di seluruh kelurahan masuk dalam kategori siap; (4) Hasil penelitian menjadi suplemen materi pembelajaran dalam bentuk modul geografi pada materi pokok mitigasi bencana alam kelas XI SMA semester genap. Kata Kunci : Kesiapsiagaan, Bencana, Banjir, Persepsi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 26 Jul 2018 19:21
    Last Modified: 26 Jul 2018 19:21
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41739

    Actions (login required)

    View Item