Kedudukan Perkawinan Beda Agama Berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Surakarta Menurut Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan

NUZUL PERMATASARI, DIAH (2018) Kedudukan Perkawinan Beda Agama Berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Surakarta Menurut Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (569Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Diah Nuzul Permatasari. S 351608010. Kedudukan Perkawinan Beda Agama Berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Surakarta Menurut Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. 2018. Program Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Dalam hal perkawinan beda agama dan pencatatan perkawinan ini terdapat beberapa contoh kasus perkara di Kota Surakarta yang telah mendapatkan penetapan oleh Pengadilan Negeri Surakarta, pemohon laki-laki beragama Kristen dan pemohon perempuan beragama Islam telah sepakat satu sama lain untuk melangsungkan perkawinan yang dahulu rencananya dilangsungkan di hadapan Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta. Rencana tersebut tidak dapat terlaksana karena Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta menolak karena adanya perbedaan agama antara para pihak. Sehingga para pihak melakukan permohonan ke Pengadilan Negeri Surakarta. Setelah melalui proses yang panjang dan dengan berbagai pertimbangan oleh hakim, akhirnya hakim Pengadilan Negeri Surakarta mengabulkan permohonan para pemohon sehingga perkawinan beda agama tersebut dapat terlaksana. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris, yaitu penelitian yang menggunakan fakta-fakta empiris yang diambil dari perilaku manusia, di dalam penelitian empiris yang diteliti pada awalnya adalah data sekunder, untuk kemudian dilanjutkan dengan penelitian terhadap data primer di lapangan atau terhadap masyarakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini yaitu wawancara. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya penyimpangan terhadap para pihak yang melakukan perkawinan beda agama dan perkawinan tersebut dianggap tidak sah. Kedudukan perkawinan berdasarkan penetapan Pengadilan Negeri Surakarta menurut Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yaitu dalam hal ini melarang adanya perkawinan yang dilangsungkan oleh para pihak yang berbeda agama. Para pihak tersebut bersikukuh untuk tetap melaksanakan perkawinan dengan cara mengajukan permohonan ke Pengadilan Negeri Surakarta. Pengadilan Negeri Surakarta mengabulkan permohonan tersebut dengan alasan untuk mengisi kekosongan hukum dan berdasarkan pada yurisprudensi. Penetapan tersebut memerintahkan kepada Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta untuk melangsungkan perkawinan dan mencatatkannya, namun dalam hal ini Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta secara hukum tidak berhak untuk menikahkan, haknya adalah untuk mencatat, sehingga Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta hanya mencatat diperbolehkannya perkawinan oleh Penetapan Pengadilan Negeri. Saran terhadap pemerintah yaitu diperlukan adanya pengaturan mengenai perkawinan beda agama yang diatur secara tegas di dalam peraturan perudang-undangan. Kata Kunci : Perkawinan Beda Agama; Penetapan Pengadilan; Undang–Undang Perkawinan; Kompilasi Hukum Islam ABSTRACT Diah Nuzul Permatasari. S 351608010. The Standing of Inter-Religious Marriage Based on Surakarta District Court Decree According to the Compilation of Islamic Law and Act Number 1 of 1974 about Marriage. The Graduate Program in Notary, the Faculty of Law, Sebelas Maret University 2018. In the case of inter-religious marriage and marriage registration, there are some cases in Surakarta city that have got the decree of Surakarta district Court, a Catholic man requester, and an Islam woman requester have agreed to perform a marriage that formerly planned to be performed in front of Population and Civil Registration Agency of Surakarta officer. But that plan could not be performed since the Population and Civil Registration Agency of Surakarta rejected it because of the different religion of the parties. So they filed a request to the District Court Of Surakarta. After through long process and various consideration of Judges, the Judge of DISTRICT COURT of Surakarta grant the request so that inter-religious marriage could be performed. This study was categorized as an empirical legal study, an empirical legal study is a study utilizing the empirical fact taken from the human behavior, at the beginning of the study, the secondary data is studied and then is continued by the study on the primary data in the field or towards the community. The data collection technique used in this study was the interview. The result of the study showed that there was a deviation on the parties who did inter-religious marriage and it was considered as illegal. The standing of the marriage based on the decree of District Court of Surakarta according to the compilation of Islamic law and Act number 1 of 1974 about Marriage is forbidden the inter-religious marriage. The parties insisted to perform the marriage by filing a request to the District Court of Surakarta. The district court of Surakarta granted the request to fill the legal gap. The decree is based on the jurisprudence. That decree commanded the Population and Civil Registration Agency to perform and record the marriage, however, in this case, the Population and Civil Registration Agency did not possess legal right to marry off the parties, its right is only to record, so the Population and Civil Registration Agency of Surakarta was only allowed to record the permission of marriage decreed by the District Court. Suggestions to the government that it is necessary to regulate the inter-religious marriage which is expressly regulated in the legislation. Keywords: Inter-religious marriage, Court Decree; Marriage law; Compilation of Islamic law

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z004 Books. Writing. Paleography
    Divisions: Pascasarjana > Magister > Magister Kenotariatan
    Depositing User: Kuni Nur Aini
    Date Deposited: 26 Jul 2018 16:34
    Last Modified: 26 Jul 2018 16:34
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41710

    Actions (login required)

    View Item