ANALISIS ATAS KESALAHAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA PENIPUAN YANG MENYIMPANGI ASAS PERADILAN CEPAT, SEDERHANA, DAN BIAYA RINGAN

LESTARI, DIAN SRI (2018) ANALISIS ATAS KESALAHAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA PENIPUAN YANG MENYIMPANGI ASAS PERADILAN CEPAT, SEDERHANA, DAN BIAYA RINGAN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (850Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Dian Sri Lestari, 2018. ANALISIS ATAS KESALAHAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA PENIPUAN YANG MENYIMPANGI ASAS PERADILAN CEPAT, SEDERHANA, DAN BIAYA RINGAN. FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesalahan hakim dalam memutus suatu perkara telah menyimpangi asas peradilan cepat, sederhana, dan biaya ringan. Berdasarkan penelitian ini dapat diketahui tentang petimbangan hakim Pengadilan Negeri Manado dan Pengadilan Tinggi Manado dalam menilai bahwa perkara yang terjadi adalah merupakan tindak pidana penipuan. Judex facti tingkat pertama maupun tingkat kedua disini tidak mempertimbangkan bahwa perkara tersebut merupakan perkara wanprestasi yang berawal dari jual beli tanah. Hakim pada peradilan tingkat pertama maupun banding dalam menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa adalah karena hakim pada peradilan tingkat pertama maupun banding ini menilai bahwa unsur delik pada Pasal 378 KUHP yang didakwakan oleh penuntut umum dalam dakwaan primernya terhadap terdakwa telah terpenuhi. Sedangkan ketika perkara ini masuk dalam tingkat kasasi pada Mahkamah Agung maka mahkamah agung memberikan putusan bebas kepada terdakwa karena hakim Mahkamah Agung disini menilai bahwa perkara tersebut bukan merupakan tindak pidana penipuan, akan tetapi perkara tersebut merupakan wanprestasi pada jual beli tanah yang seharusnya diadili dan diselesaikan dalam ranah hukum perdata. Tidak konsistenya hakim dalam membuat putusan menyebabkan perkara ini terlalu lama diproses. Perkara tersebut tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu yang sebentar, diselesaikan dengan cara yang tidak efisien dan tentunya memakan biaya yang tidak sedikit. Kesalahan hakim pada peradilan tingkat pertama dan tingkat kedua dalam memutus perkara tersebut membuat perkara ini harus berlarut-larut disidangkan, namun ketika telah sampai pada tingkat Mahkamah Agung justru hakim Mahkamah Agung memberikan putusan bebas kepada terdakwa. Sehingga hakim telah salah memutus perkara tersebut dan telah menyimpangi asas peradilan cepat, sederhana, dan biaya ringan. Kata Kunci: Putusan Bebas, Asas peradilan cepat, sederhana, dan biaya ringan. ABSTRACT DIAN SRI LESTARI. E0014100. 2018. ANALYSIS OF THE JUDGE’S MISTAKE IN SEVERING FRAUD CASE DEVIATING QUICK, SIMPLE, AND LIGHT COSTS PRINCIPLES. FACULTY OF LAW SEBELAS MARET UNIVERSITY. This research aims to find out how the judge’s mistakes in severing a case has deviated quick justice principle, simple, and light costs. Based on this research could be known that State Court of Manado and High Court of Manado have been decided the case is a criminal offence of fraud. First or second level court does not consider that the case is a tort lawsuit originating from sale and purchased of land. The judge’s on first level trial and appeal in imposing the imprisonment on its defendant assumes that the element of offense in Article 378 of the Criminal Code accused by the public prosecutor in his primary accusation against the defendant has been fulfilled. Meanwhile when the case gets into the appeal level of Supreme Court, the defendant will be given a freely judgment. The Supreme Court considers that the case is not a criminal act of fraud but it is a tort on sale and purchased of land that should be prosecuted and resolved in a civil law trial. The judge’s inconsistency in making decisions causes the case takes a long way to be processed. In other words, the case could not be done in a short time period, efficient and light costs. The judge’s mistakes on first and second level trial in severing a case causes a long way and complicated time period, but after the case gets into the appeal level of Supreme Court it is given a freely judgment as a final decision. In conclusion, the judge has been severed the case in a deviate way and against the quick justice principle, simple, and light costs. Keywords: The judge’s mistake, justice principle, simple, and light costs.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Gun Gun Gunawan
    Date Deposited: 16 Jul 2018 19:42
    Last Modified: 16 Jul 2018 19:42
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41625

    Actions (login required)

    View Item