Implementasi model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) untuk meningkatkan hasil belajar sejarah dan sikap sosial siswa kelas X IPS 5 MAN 1 Surakarta tahun ajaran 2016/2017

NAWANG W, SINTA AYU (2018) Implementasi model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) untuk meningkatkan hasil belajar sejarah dan sikap sosial siswa kelas X IPS 5 MAN 1 Surakarta tahun ajaran 2016/2017. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (970Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Sinta Ayu Nawang Wulan. K4413057 IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SEJARAH DAN SIKAP SOSIAL SISWA KELAS X IPS 5 MAN 1 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2016/2017. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. November 2017 Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan sikap sosial siswa kelas X IPS 5 MAN 1 Surakarta melalui penerapan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas X IPS 5 MAN 1 Surakarta yang berjumlah 35 orang. Sumber data berasal dari guru, siswa, dan proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui Teknik Tes, Observasi, Wawancara, Dokumentasi, dan Angket. Uji validitas data menggunakan teknik triangulasi yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui implementasi metode Value Clarification Technique (VCT) dapat meningkatkan hasil belajar sejarah siswa Kelas X IPS 5 MA Negeri 1 Surakarta, hal ini dapat dilihat dari persentase pencapaian nilai ketuntasan minimal hasil belajar sejarah (KKM= 75) siswa di kelas. Pada tahap pratindakan yang mencapai nilai KKM 75 sebanyak 19 siswa (58,82%), kemudian pada tahap siklus I meningkat menjadi 25 siswa (73,52 %), dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 30 siswa (85,29%). Pencapaian pada siklus II tersebut telah melampaui target kinerja penelitian yang ditetapkan yaitu sebesar ≥ 75 %. Sikap sosial siswa pada pembelajaran sejarah juga dapat meningkat, hal ini dapat dilihat dari angka persentase pencapaian indikator sikap sosial pada kategori tinggi. Pada tahap pratindakan presentase pencapaian indikator sikap sosial kategori tinggi sebesar 42,08%, pada tahap siklus I meningkat menjadi 48,60 % dan pada tahap siklus II meningkat lagi menjadi 68,60 %. Pencapaian pada tahap siklus II tersebut telah melampaui target kinerja penelitian yang ditetapkan yaitu ≥65 %. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran Value Clarification Technique dapat meningkatkan hasil belajar dan sikap sosial siswa Kelas X IPS 5 MAN 1 Surakarta Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci: Value Clarification Technique (VCT), sikap sosial, hasil belajar

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah
    Depositing User: Yusuf Fadlila R
    Date Deposited: 15 Jul 2018 22:10
    Last Modified: 15 Jul 2018 22:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41595

    Actions (login required)

    View Item