MAGANG TENTANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT. TRI POLYTA INDONESIA, Tbk CILEGON BANTEN

SARI, VIVIN FITRIA (2009) MAGANG TENTANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT. TRI POLYTA INDONESIA, Tbk CILEGON BANTEN. Other thesis, Universitas Negeri Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (466Kb)

    Abstract

    Dewasa ini bidang industri mengalami berbagai macam perkembangan yang cukup pesat, hal ini dapat dilihat dari berbagai macam jenis industri yang berkembang di Indonesia. Dimana industri tersebut menghasilkan produk dengan menggunakan peralatan dan teknologi tinggi. Salah satu jenis industri seperti industri kimia juga mengalami perkembangan yang cukup pesat. Industri terssebut banyak mempergunakan bahan kimia sebagai bahan baku maupun bahan bantu dan atau memproduksi bahanbahan kimia yang langsung dikonsumsi oleh masyarakat. Disamping banyak manfaatnya, penggunaan bahan kimia banyak mengandung bahaya bagi keselamatan dan kesehatan (Khasan, 1987:1). Penggunaan bahanbahan kimia dalam industri mempunyai dampak terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Bahaya bahan kimia terhadap keselamatan dapat berupa kebakaran, peledakan atau keracunan fatal. Gangguan terhadap keselamatan kerja tersebut biasanya disebabkan oleh gangguan terhadap proses yang normal, penyimpanan, pembuatan dan penanganan bahan kimia (Khasan, 1987:910). Menurut Silalahi (1995:1920) kecelakaan kerja harus dicegah, dan jangan menunggu sampai harus menanggulangi kejadiannya. Prinsip manajemen pengendalian kerugian menyeluruh pada umumnya adalah: 1. Perbuatan dan kondisi yang tidak membawa keselamatan kerja atau kecelakaan merupakan gejala manajemen yang kurang beres; 2. Faktor penyebab kecelakaan dapat diramalkan, faktor seperti ini dapat dikenal dan dikendalikan; 3. Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan fungsi manajemen. Manajemen harus mengarahkan segala daya untuk mengendalikan melalui perencanaan, keputusan dan tata laksana yang mantap; 4. Keselamatan dan kesehatan kerja dapat dipelihara dengan baik oleh setiap anggota manajemen; 5. Fungsi keselamatan dan kesehatan kerja meliputi penentuan lokasi dan definisi kesalahan operasional yang dapat menimbulkan kesalahan. Kecelakaan kerja tidak dapat dielakkan secara menyeluruh, namun demikian setiap perencanaan, keputusan, dan organisasi harus mmeperhitungkan aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam perusahaan. Efisiensi, kemampuan karyawan, keadaan peralatan harus selaras dan seimbang agar proses produksi yang optimal, aman, selamat dapat dicapai (Silalahi, 1995:37). Menurut Punky (2002), tujuan dan sasaran manajemen keselamatan dan kesehatan kerja adalah menciptakan suatu sistem K3 di tempat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, kondisi dan lingkungan kerja yang terintegrasi dalam rangka mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja sehingga terciptanya proses kerja yang aman, efisien dan produktif. Sehubungan dengan tersebut, maka perlunya dilakukan penelitian tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja di PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk. Dimana PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang industri petrokimia dengan hasil polipropilen. B. Tujuan Praktek Kerja Lapangan Tujuan dilaksanakan praktek kerja lapangan di PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk adalah: 1. Mengetahui proses produksi di PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk sehingga dapat mengetahui faktorfaktor dan potensi bahaya yang terdapat di plant site. 2. Mengetahui langkahlangkah pengendalian dari faktor serta potensi bahaya tersebut. 3. Mengetahui cara penanggulangan kecelakaan dan penyakit akibat kerja di PT. Tri Polyta Indonesia, Tbk.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > D3 - Hiperkes dan Keselamatan Kerja
    Depositing User: Chrisstar Dini S
    Date Deposited: 15 Jul 2013 02:14
    Last Modified: 15 Jul 2013 02:14
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4154

    Actions (login required)

    View Item