PENGEMBANGAN SNACK BARS BERBASIS TEPUNG BIJI NANGKA ( Artocarpus heterophyllus ) DAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) SEBAGAI DIVERSIFIKASI PANGAN LOKAL

ANNISA, DELLA NUR (2018) PENGEMBANGAN SNACK BARS BERBASIS TEPUNG BIJI NANGKA ( Artocarpus heterophyllus ) DAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) SEBAGAI DIVERSIFIKASI PANGAN LOKAL. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (324Kb)

    Abstract

    Diversifikasi pangan merupakan salah satu upaya yang sedang digalakkan pemerintah saat ini demi tercapainya ketahanan pangan di Indonesia. Kebiasaan konsumsi yang kurang tepat menyebabkan ketergantungan Indonesia terhadap impor beras dan gandum semakin tinggi. Jika hal ini terus berlanjut maka ketahanan pangan Indonesia pun semakin goyah. Diversifikasi pangan bertujuan untuk mengalihkan sebagian konsumsi karbohidrat masyarakat dari beras menuju sumber pangan pokok non-beras sebagai upaya untuk mengurangi konsumsi beras dalam negeri. Ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan sumber kalori, karbohidrat dan protein lainnya yang dapat diproduksi secara lokal. Pengembangan pangan berbasis produk lokal telah banyak dikembangkan. Salah satunya adalah biji nangka sebagai sumber karbohidrat dan kacang tanah sebagai sumber protein dan lemak yang akan dijadikan produk snack bars. Snack bars merupakan alternatif makanan yang dapat memenuhi permintaan konsumen akan gizi, dan dapat memenuhi rasa lapar dalam waktu yang singkat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penerimaan panelis dan karakteristik kimia, fisik dan formulasi terbaik snack bars berbahan dasar tepung biji nangka dan kacang tanah. Dalam penelitian ini variasi perbandingan tepung biji dan kacang tanah yaitu 40:60, 50:50 dan 60:40. Data analisis sensori yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan metode one way ANOVA untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan perlakuan pada tingkat α = 0,05. Jika terdapat perbedaan maka akan dilanjutkan dengan uji beda nyata menggunakan analisis Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikan 5 %. Kemudian dilanjutkan DMRT pada tingkat α yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi snack bars terbaik adalah F1 dengan formula 40 tepung biji nangka dan 60 kacang tanah dipilih menjadi formula terbaik berdasarkan karakteristik fisik, dan kimia. Snack bars tepung biji nangka dengan penambahan kacang tanah berturut-turut memiliki kadar air sebesar 24,21%, 25,35%, 27,74%, kadar abu sebesar 1,97 %, 1,88%, 1,88%, kadar lemak 19,60%, 18,67%, 17,46%, kadar protein sebesar 13,82%, 12,84%, 12,04%, kadar karbohidrat sebesar 40,42%, 41,24%, 40,88%, kadar kalori sebesar 393,32%, 384,43%, 368,77%, dan kadar serat kasar sebesar 0,55%, 0,52 %, 0.79 %.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > Ilmu dan Teknologi Pangan
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 30 May 2018 20:00
    Last Modified: 30 May 2018 20:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41282

    Actions (login required)

    View Item