PERANCANGAN COFFEE TABLE BOOK "FESTIVAL JENANG" SEBAGAI EVENT BUDAYA DI KOTA SOLO

PRAMUDIANTO, KRISNA (2018) PERANCANGAN COFFEE TABLE BOOK "FESTIVAL JENANG" SEBAGAI EVENT BUDAYA DI KOTA SOLO. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (640Kb)

    Abstract

    Secara turun temurun setiap suku bangsa di Indonesia ini sangat menghargai leluhur dan selalu berupaya melestarikan warisan budaya serta tradisi dari para pendahulunya. Suka bergotong-royong, bermusyawarah, percaya dan berserah kepada takdir-Nya adalah sebagian ciri-ciri lain dari sikap hidup leluhur yang terus dilaksanakan hingga sekarang. Sepertin halnya dengan masyarakat Jawa yang sangat menghormati proses kodrati jalannya kehidupan itu sendiri (sangkan paraning dumadi). Kesemua pandangan itu sangat tercermin dalam etika, moralitas dan bentuk kebudayaan dalam sikap hidup Jawa itu sendiri. Sikap hidup Jawa sangat identik dengan berbagai ritual selamatan yaitu sebuah aktivitas budaya yang bertujuan untuk memohon berkah kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus sebagai sarana harmonisasi semua unsur keidupan itu sendiri. Bagi masyarakat Jawa, khususnya di wilayah Solo dan sekitarnya, semua ritual selamatan itu tak pernah lepas dari keberadaan jenang (bubur). Kehadiran jenang di sini tak hanya sekedar berfungsi sebagai makanan pelengkap saja, melainkan juga simbol doa, harapan, persatuan dan semangat masyarakat Jawa itu sendiri. Misal memberi nama kepada bayi setelah lahir maka dibuatlah jenang sepasaran, supaya di beri kesehatan, berkah dan kekuatan. Ritual tersebut telah berlangsung secara turun-temurun selama ratusan tahun lamanya dan aktivitas tersebut masih bisa kita temui hingga sekarang di masyarakat Jawa khususnya di wilayah Kota Solo. 2 Kota Surakarta (Solo) diambil saat hari kepindahan Keraton Kartosura ke Desa Sala yaitu pada hari Rabu tanggal 17 Suro tahun Je 1670 (17 Februari 1945). “Boyong Kedathon” yang kepindahan itu ditandai dengan diaraknya 17 macam Jenang dari bekas Keraton Kartosura ke Keraton Surakarta. Sayangnya dari tahun ke tahun yang datang ke acara ini adalah masyarakat Kota Solo itu sendiri. Padahal event ini merupakan event nasional, dan pemerintah mengharapkan agar event ini menambah daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk menambah kunjungan wisata di Kota Solo. Tujuan perancangan media promosi Festival Jenang Solo adalah untuk mengenalkan event ini tidak hanya untuk masyarakat Kota Solo itu sendiri, namun juga diluar kota sampai ke Indonesia. Penelitian menunjukan bahwa masyarakat luar Kota Solo banyak yang belum mengenal Festival Jenang Solo.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Desain Komunikasi Visual
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 17 May 2018 09:43
    Last Modified: 17 May 2018 09:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41174

    Actions (login required)

    View Item