Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis PBL dengan tema yoghurt untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII

, PRIHANTOMO,S.PD. (2018) Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis PBL dengan tema yoghurt untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (160Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) karakteristik, kelayakan, dan keefektifan modul IPA terpadu berbasis PBL tema yoghurt, terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada prosedur penelitian pengembangan Borg dan Gall yang terdiri dari 10 tahapan, yaitu: (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi hasil uji coba awal, (6) uji lapangan utama, (7) revisi hasil uji lapangan utama, (8) uji lapangan operasional, (9) revisi produk akhir, dan (10) penyebaran produk. Prosedur penelitian pengembangan Borg dan Gall dengan 10 tahapan tersebut dimodifikasi pada jumlah subjek ujicoba. Uji efektivitas kelas eksperimen dan kelas kontrol menggunakan desain non-equivalent control group, yang dianalisis menggunakan software SPSS dengan jenis uji Mann Whitney Test untuk keterampilan proses sains dan hasil belajar sikap, sedangkan hasil belajar kognitif menggunakan Independent T-Test. Hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) karakteristik modul yang dikembangkan adalah konten IPA dipadukan dengan tipe connected, adanya tahapan problem based learning pada modul yang disusun sesuai Kurikulum 2013; (2) modul layak digunakan dengan perolehan skor modul siswa 3,50 (sangat baik) dan skor modul guru adalah 3,51 (sangat baik); ditinjau dari aspek isi modul dinyatakan sesuai dengan Kurikulum 2013, tujuan pembelajaran sesuai dengan KD, serta keterkaitan materi jelas, ditinjau aspek penyajian modul dinyatakan konsisten, logis, dan runtut, ditinjau aspek kebahasaan modul dinyatakan sesuai kaidah bahasa Indonesia yang benar, singkat, jelas, mudah dimengerti, dan konsisten, ditinjau aspek kegrafikan modul dinyatakan ukuran modul sesuai standar buku pemerintah, tipografi modul sesuai, gambar jelas, warna sesuai, serta proporsi gambar dengan teks sesuai; (3) modul efektif meningkatkan prestasi belajar siswa, dengan hasil belajar afektif (sig. 0,000), hasil belajar psikomotor (sig. 0,001), dan hasil belajar kognitif (sig. 0,000). Besarnya peningkatan dilihat dari gain afektif 0,63 (sedang), gain psikomotor 0,66 (sedang), dan gain kognitif 0,53 (sedang). Jumlah siswa yang mencapai nilai KKM pada kelas eksperimen 25 siswa (78,13%), sedangkan pada kelas kontrol hanya 16 siswa (47,06%) yang mencapai nilai KKM. Kata kunci: modul, PBL, yoghurt, prestasi belajar.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister > Pendidikan Sains
    Depositing User: Anas Falih Faishal
    Date Deposited: 16 May 2018 12:37
    Last Modified: 16 May 2018 12:37
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41133

    Actions (login required)

    View Item