PENGARUH MODAL SOSIAL, PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, DAN BANTUAN SOSIAL TERHADAP KETAHANAN USAHA

ANGGORO, APRIYANTO DWI (2010) PENGARUH MODAL SOSIAL, PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, DAN BANTUAN SOSIAL TERHADAP KETAHANAN USAHA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (625Kb)

    Abstract

    Apriyanto Dwi Anggoro, D 0303017, PENGARUH MODAL SOSIAL, PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN BANTUAN SOSIAL TERHADAP KETAHANAN USAHA. (Studi Eksplanatif Kuantitatif di sentra industri makanan olahan berbasis pertanian di Desa Gondangan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten.), skripsi (S-1) jurusan Sosiologi, FISIP, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Maret 2010. Penelitian ini dilakukan di sentra indsutri makanan olahan berbasis pertanian di Desa Gondangan dan merupakan penelitian eksplanatif yaitu untuk menguji hipotesis pengaruh atau besar sumbangan antar variabel yang sudah dihipotesiskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai ada tidaknya pengaruh modal sosial, pemberdayaan masyarakat, dan bantuan sosial terhadap ketahanan usaha. Tujuan tersebut kemudian diajukan hipotesis yaitu “adanya pengaruh atau sumbangan dari modal sosial, pemberdayaan masyarakat dan bantuan sosial terhadap ketahanan usaha”. Teori yang digunakan adalah teori fungsionalisme struktural yaitu bahwa setiap struktur dalam sistem sosial, fungsional terhadap yang lainnya, sebaliknya kalau tidak fungsional maka struktur tersebut tidak akan ada atau akan hilang dengan sendirinya Begitu halnya modal sosial, pemberdayaan masyarakat, bantuan sosial dan ketahanan usaha merupakan suatu sistem sosial yang saling berkaitan dan saling menyatu dalam keseimbangan. Jadi bila terjadi perubahan pada modal sosial atau pemberdayaan masyarakat atau bantuan sosial akan mempengaruhi besaran pengaruh atau sumbangan yang diberikan terhadap tingkat ketahanan usaha. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik kuesioner dengan 56produsen yang merupakan keseluruhan populasi dari produsen makanan olahan yang tergabung di dalam kelompok. Metode yang digunakan dalam menarik data atau mengumpulkan data adalah dengan sensus kepada seluruh produsen makanan olahan yang ada di sentra industri makanan olahan berbasis pertanian di Desa Gondangan. Analisa data menggunakan teknik Regresi Berganda dengan menggunakan bantuan alat penghitung SPSS 16.0untuk mengetahui persamaan regresi dan besaran pengaruh dari masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil analisis menunjukkan bahwa 59,9% tingkat ketahanan usaha disebabkan oleh modal sosial, pemberdayaan masyarakat dan bantuan sosial, sedangkan 40,1% disebabkan atau dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel yang digunakan di dalam penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, kami menyarankan kepada peneliti dan pemerintah untuk meneliti lebih dalam dengan menggunakan variabel lain seperti fasilitas produski dan motivasi usaha karena masih ada variabel lain yang berpengaruh terhadap tingkat ketahanan usaha produsen. Selain itu, perlu diberikannya pemberdayaan yang merata dan menyeluruh kepada produsen dan ditanggapi positif oleh produsen di Gondangan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
    Depositing User: Faisal Adhinata
    Date Deposited: 15 Jul 2013 00:24
    Last Modified: 15 Jul 2013 00:24
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4112

    Actions (login required)

    View Item