Pemetaan Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Kebutuhan Oksigen di Kecamatan Jebres Tahun 2016 (Sebagai Modul untuk Mata Pelajaran Geografi SMA Kelas X pada Kompetensi Dasar 3.2: Memahami Dasar-Dasar Pemetaan, Penginderaan Jauh, dan Sistem Informasi Geografis)

PRAWOTO, HERU (2018) Pemetaan Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Kebutuhan Oksigen di Kecamatan Jebres Tahun 2016 (Sebagai Modul untuk Mata Pelajaran Geografi SMA Kelas X pada Kompetensi Dasar 3.2: Memahami Dasar-Dasar Pemetaan, Penginderaan Jauh, dan Sistem Informasi Geografis). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (803Kb)

    Abstract

    Heru Prawoto. K5413030. PEMETAAN RUANG TERBUKA HIJAU DAN KEBUTUHAN OKSIGEN DI KECAMATAN JEBRES TAHUN 2016 (Sebagai Modul untuk Mata Pelajaran Geografi SMA Kelas X pada Kompetensi Dasar 3.2: Memahami Dasar-Dasar Pemetaan, Penginderaan Jauh, dan Sistem Informasi Geografis). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juli 2017. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui persebaran ruang terbuka hijau (RTH) di Kecamatan Jebres tahun 2016; (2) Mengetahui kebutuhan oksigen di Kecamatan Jebres tahun 2016; dan (3) Mengetahui kesesuaian antara kebutuhan oksigen dan ketersediaan ruang terbuka hijau di Kecamatan Jebres tahun 2016; Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan keruangan (spatial approach). Penelitian ini adalah penelitian populasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tutupan lahan yang terkategori kedalam jenis ruang terbuka hijau meliputi taman kota, hutan kota, jalur hijau jalan dan pemakaman yang terdapat pada seluruh kelurahan di Kecamatan Jebres. Kelurahan-kelurahan yang ada di Kecamatan Jebres tersebut meliputi Kepatihan Wetan, Kepatihan Kulon, Sudiroprajan, Gandekan, Sewu, Pucangsawit, Jagalan, Purwodiningratan, Tegalharjo, Jebres, dan Mojosongo. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan observasi lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah pemetaan persebaran ruang terbuka hijau di Kecamatan Jebres, penghitungan kebutuhan oksigen di Kecamatan Jebres, dan analisis kesesuaian antara ketersediaan ruang terbuka hijau dan kebutuhan oksigen di Kecamatan Jebres dengan Metode Geravkis. Hasil penelitian ini digunakan sebagai bahan ajar untuk mata pelajaran geografi SMA kelas X pada kompetensi dasar 3.2: memahami dasar-dasar pemetaan, penginderaan jauh dan sistem informasi geografis. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Luas ruang terbuka hijau eksisting di Kecamatan Jebres sebesar 339,12 hektar, terdiri dari taman kota, hutan kota, jalur hijau jalan, median jalan, sempadan sungai, pemakaman dan pekarangan. Persebaran ruang terbuka hijau terbanyak terletak di sebelah timur Kecamatan Jebres tepatnya di Kelurahan Jebres, Pucangsawit dan Mojosongo sedangkan pada bagian barat dan tengah Kecamatan Jebres seperti Kelurahan Kepatihan Kulon, Gandekan, Tegalharjo, Sudiroprajan, Purwodiningratan dan Jagalan tidak banyak ditemui ruang terbuka hijau; (2) Kebutuhan oksigen di Kecamatan Jebres adalah 297.222,416 kg/hari (3) Belum terjadi kesesuaian antara kebutuhan oksigen dan ketersediaan ruang terbuka hijau yang ada di Kecamatan Jebres, kekurangan luas ruang terbuka hijau yang ada di Kecamatan Jebres adalah 247,986 hektar. Kata kunci: Ruang Terbuka Hijau, Kebutuhan Oksigen, Kecamatan Jebres

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 15 May 2018 14:40
    Last Modified: 15 May 2018 14:40
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41100

    Actions (login required)

    View Item