PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERMAIN DAN KELOMPOK UMUR TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN GERAK DASAR

SUPRIYOKO, AGUS (2010) PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERMAIN DAN KELOMPOK UMUR TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN GERAK DASAR. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1754Kb)

    Abstract

    ABSTRAK AGUS SUPRIYOKO. A.120809001. Perbedaan Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Bermain Dan Kelompok Umur Terhadap Peningkatan Kemampuan Gerak Dasar (Eksperimen Perbedaan Pengaruh Pembelajaran Bermain Individual Games Dan groups Games Pada Siswa Putra Usia 6,1 – 7,0 Tahun Dan 7,1 – 8,0 Tahun SD Muhammadiyah Program Khusus Surakarta). Tesis. Program Pascasarjana UNS Surakarta, Januari 2011. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Perbedaan pengaruh pendekatan pembelajaran bermain antara individual games dan groups games pada kelompok umur 6,1 – 7,0 tahun dan kelompok umur 7,1 – 8,0 tahun terhadap peningkatan kemampuan gerak dasar. (2) Perbedaan pengaruh peningkatan kemampuan gerak dasar anatara kelompok umur 6,1 – 7,0 tahun dan 7,1 – 8,0 tahun. (3) Pengaruh interaksi antara pendekatan pembelajaran bermain dan kelompok umur terhadap peningkatan kemampuan gerak dasar. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen yang melibatkan tiga variabel, yaitu variabel independent (pendekatan pembelajaran), variabel atributif (kelompok umur) dan variabel dependent (kemampuan gerak dasar). Penelitian menggunakan rancangan faktorial 2x2. Populasi penelitian adalah siswa putra Sekolah Dasar Muhammadiyah Program Khusus Surakarta tahun pelajaran 2010/2011 yang berumur antara 6 – 8 tahun. Sampel penelitian sebanyak 40 siswa, ditentukan dengan purposive random sampling dengan cara undian. Tes dan pengukuran untuk menaksir kemampuan gerak dasar anak adalah (test of general motor ability) terdiri atas : 1) Standing Broad Jump, 2) Shot-put, 3) Body weight, (Barry L. Jhonson & Jack K. Nelson.1969 :118-119). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Varians (ANAVA) dua jalur yang dilanjutkan dengan uji Rentang Newman Keuls pada taraf signifikansi α = 0,05. Penelitian menyimpulkan : (1) Ada perbedaan pengaruh pendekatan pembelajaran bermain yang bermakna antara individual games dan groups games terhadap peningkatan kemampuan gerak dasar (Fhitung = 6,56 > Ftabel = 4.11). Pengaruh pendekatan pembelajaran bermain groups games lebih baik daripada individual games, dengan rata-rata peningkatan masing-masing yaitu 2,63 dan 2,07. (2) Ada perbedaan pengaruh kemampuan gerak dasar yang bermakna antara siswa usia 6,1 – 7,0 tahun dan siswa usia 7,1 – 8,0 tahun (Fhitung = 5,22 > Ftabel = 4.11). Peningkatan kemampuan gerak dasar pada siswa usia 7,1 – 8,0 tahun lebih baik daripada siswa usia 6,1 – 7,0 tahun, dengan rata-rata peningkatan masing-masing yaitu 2,52 dan 2,15. (3) Terdapat pengaruh interaksi yang bermakna antara pendekatan pembelajaran bermain dan usia terhadap kemampuan gerak dasar. (Fhitung = 16,79 > Ftabel = 4.11). a). Siswa usia 6,1 – 7,0 tahun lebih cocok jika diberikan pendekatan pembelajaran bermain individual games. b). Siswa usia 7,1 – 8,0 tahun lebih cocok jika diberikan pendekatan pembelajaran bermain groups games. Kata kunci : pendekatan pembelajaran bermain, kelompok umur, kemampuan gerak dasar. ABSTRACT Agus Supriyoko. A. 120809001. The Difference of play learning approach and Age Group Effects on the Improvement of Basic Motor Ability (An Experiment on the Effect of play learning approach between Individual and Group Games in the Male Students in 6,01-7,00 and 7,01-8,00 Years Age in the Special Program of SD Muhammadiyah Surakarta). Thesis. Postgraduate Program of Surakarta Sebelas Maret University, January 2011. This research aims to find out : (1) The difference of play learning approach between individual and groups games effect in 6,01-7,00 and 7,01-8,00 years groups on the improvement of Basic Motor Ability. (2) The difference of Basic Motor Ability effect between the 6,01-7,00 years students and 7,01-8,00 years student. (3) In addition, it also aims to find out the interaction between play learning approach type and age group on the improvement of basic movement. The study was carried out using experimental method involving three variables: independent variable (play learning approach), attributive variable (age group) and dependent variable (Basic Motor Ability). The research design used was a 2x2 factorial design. The population of research was the male students of Special Program SD Muhammadiyah Surakarta in the school year of 2010/2011 in 6-8 year age. The sample taken in this research consisted of 40 students. The sampling technique used was purposive random sampling with lottery method. Test and measurement to estimate the student’s Basic Motor Ability included: test of general motor ability consisting of: 1) Standing broad jump, 2) Shot-put, 3) Body weight, (Barry L. Johnson & Jack K. Nelson. 1969: 118-119). Technique of analyzing data used in this research was a two-way Variance Analysis (ANAVA) followed by Newman Keuls’ Range test at significance level α = 0.05. The research concludes that: (1) there is a difference of play learning approach between individual and group games effect on the Basic Motor Ability. ( Fstatistic = 6.56 > Ftable = 4.11). The effect of group games is better than individual game, with the mean improvement of 2.63 and 2.07, respectively. (2) there is a significant difference of Basic Motor Ability effect between the 6,01-7,00 years students and 7,01-8,00 years students. (Fstatistic = 5.22 > Ftable = 4.11). The improvement of Basic Motor Ability in 7- 8 years students is better than that in 6-7 years students, with the mean improvement of 2.52 and 2.15, respectively. (3) there is a significant interaction effect between the game type and the age on the Basic Motor Ability. (Fstatistic = 16.79 > Ftable = 4.11). a) The 6,01-7,00 years students are more appropriate to be given play learning approach with individual game type. b) The 7,01-8,00 years students are more appropriate to be given play learning approach with group games type. Key word : play learning approach, age group, basic motor ability

    Item Type: Thesis (PhD)
    Uncontrolled Keywords: learning approach, age group, basic motor ability pendekatan pembelajaran bermain, kelompok umur, kemampuan gerak dasar.
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: Fairly Okta'mal
    Date Deposited: 15 Jul 2013 00:38
    Last Modified: 15 Jul 2013 04:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4110

    Actions (login required)

    View Item