ANALISIS PERKEMBANGAN PERMUKIMAN PADA KAWASAN RAWAN BENCANA LONGSORLAHAN DI KECAMATAN NGARGOYOSO TAHUN 2006-2016 (Sebagai Modul Pembelajaran Geografi Kelas X Kompetensi Dasar 3.1. Memahami Pengetahuan Dasar Geografi dan Terpannya dalam Kehidupan Sehari-hari)

HIDAYAT, ARIFIN (2018) ANALISIS PERKEMBANGAN PERMUKIMAN PADA KAWASAN RAWAN BENCANA LONGSORLAHAN DI KECAMATAN NGARGOYOSO TAHUN 2006-2016 (Sebagai Modul Pembelajaran Geografi Kelas X Kompetensi Dasar 3.1. Memahami Pengetahuan Dasar Geografi dan Terpannya dalam Kehidupan Sehari-hari). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (913Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Arifin Hidayat. K5413012. ANALISIS PERKEMBANGAN PERMUKIMAN PADA KAWASAN RAWAN BENCANA LONGSORLAHAN DI KECAMATAN NGARGOYOSO TAHUN 2006-2016 (Sebagai Modul Pembelajaran Geografi Kelas X Kompetensi Dasar 3.1. Memahami Pengetahuan Dasar Geografi dan Terapannya dalam Kehidupan Sehari-hari). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Januari 2018. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui persebaran tingkat kerawanan longsorlahan di Kecamatan Ngargoyoso ; (2) Mengetahui perkembangan permukiman di Kecamatan Ngargoyoso Tahun 2006-2016 ; dan (3) Mengetahui faktor yang mempengaruhi perkembangan permukiman di Kecamatan Ngargoyoso Tahun 2006-2016 ; Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan keruangan (spatial approach). Teknik pengambilan subjek penelitian dalam penelitian ini menggunakan populasi dengan unit analisis satuan lahan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi : (1) Observasi untuk memperoleh penggunaan lahan, kemiringan lereng dan kedalaman tanah. (2) Uji laboratorium untuk memeroleh data tekstur tanah dan permeabilitas tanah, (3) Wawancara untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap perkembanan permukiman. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah skoring untuk mengetahui persebaran tingkat kerawanan longsorlahan. Untuk mengkaji hubungan antara pertambahan penduduk dan perkembangan dilakukan dengan analisis deskripsi. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Persebaran tingkat kerawanan longsorlahan rendah memiliki luas 194,68 Ha yang tersebar di Desa Girimulyo (28,47) Ha, Punthukrejo (34,45) Ha, Berjo (118,64) Ha, Nglegok (13,39) Ha dan Kemuning (0,25) Ha.. Tingkat kerawanan sedang dengan luas 3217,15 Ha yang tersebar di Desa Girimulyo sebesar (107,64) Ha, Punthukrejo (377,83) Ha, Dukuh (292,40) Ha, Nglegok (364,17 Ha), Berjo (489,08 Ha), Segorogunung (673,80 Ha), Ngargoyoso (454,28 Ha), Kemuning (189,08 Ha) dan Jatirejo (226,90 Ha). Tingkat kerawanan tinggi memiliki luas 2673, 86 Ha yang tersebar di Desa Punthukrejo sebesar (78,97 Ha), Dukuh (10,49 Ha), Nglegok (74,76 Ha), Berjo (967,51 Ha), Segorogunung (739,36 Ha), Ngargoyoso (452,22 Ha), Kemuning (306,89 Ha). (2) Perkembangan permukiman pada kawasan rawan longsorlahan rendah sebesar 6,99% atau sebesar 5,34 Ha. Pada kawasan rawan longsorlahan sedang terjadi perkembangan permukiman sebesar 36,22 % atau sebesar 27,50 Ha dan Pada kawasan rawan longsorlahan tinggi terjadi perkembangan permukiman sebesar 56,97% atau sebesar 43,49 Ha. (3) Pertambahan penduduk memiliki hubungan dengan perkembangan permukiman di Kecamatan Ngargoyoso, semakin tinggi pertambahan penduduk, maka semakin tinggi pula perkembangan permukiman. Kata kunci: Longsorlahan, Perkembangan Permukiman, Pertambahan Penduduk

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
    G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi
    Depositing User: Anas Falih Faishal
    Date Deposited: 15 May 2018 11:25
    Last Modified: 15 May 2018 11:25
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41078

    Actions (login required)

    View Item