Perempuan Muslim dan Media Sosial (Analisis Media Siber tentang Manajemen Privasi Komunikasi pada Perempuan Muslim Alumnus SMA Al islam 1 Surakarta)

SYARIATI, DIAN (2018) Perempuan Muslim dan Media Sosial (Analisis Media Siber tentang Manajemen Privasi Komunikasi pada Perempuan Muslim Alumnus SMA Al islam 1 Surakarta). PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (23Kb)

    Abstract

    Media sosial telah menjembatani perempuan muslim yang seringkali dibisukan oleh keadaan menjadi berani bersuara. Meski begitu, ruang cyberspace yang begitu leluasa dapat membuat beberapa pihak melampaui batas-batas etika dalam membuat pesan status di media sosial. Menyebarkan informasi palsu, mengumbar aib, menyerang orang lain dengan kata-kata negatif adalah beberapa hal yang bisa kita lihat sudah marak dilakukan oleh user media sosial. Penelitian ini diterapkan pada perempuan muslim alumnus SMA Al Islam 1 Surakarta dengan asumsi bahwa mereka telah mengetahui dan memahami hukum syariat Islam. Dalam Islam sendiri terdapat larangan mengumbar atau membicarakan aib orang lain yang tertuang dalam Al Quran. Apakah mereka mematuhinya atau justru melampaui batas? Dengan menggunakan teori communication privacy management (CPM), penelitian ini mencoba untuk mengulas sejauh mana Facebook menjembatani para perempuan muslim alumnus SMA Al Islam Surakarta dalam mengendalikan hal privat dan hal publik di media sosial, seperti apa gambaran pesan yang diunggah, seperti apa batasan yang mereka gunakan, dan apa alasan dibalik itu semua. Metode dalam penelitian ini menggunakan teknik ethnographic content analysis (ECA) yakni dengan mendokumentasi pesan status untuk menganalisis data pada level teks dan diperdalam dengan indepth interview untuk melihat hasil temuan pada level konteks. Hasil penelitian menunjukkan beberapa hal. Informasi yang di-private subyek penelitian biasanya berkaitan dengan informasi diri seperti profile picture dan kontak pribadi, serta topik sensitif yang dapat mengundang perdebatan misalnya permasalahan keluarga, atau rasa marah terhadap suatu hal. Sedangkan gambaran informasi yang dibuka (disclosure) yaitu topik umum seperti informasi atau berita serta topik yang mereka yakini dapat dibanggakan atau dipamerkan di media sosial seperti keluarga dan aktivitas pekerjaan. Dalam menyeimbangkan hal privat dan publik, ada batasan yang memisahkannya, yaitu pengaruh opinion leader dalam keluarga, adanya perbedaan persepsi tentang penerapan syariat Islam serta faktor jender yang meliputi profesi dan karakter pribadi serta konsep mereka akan keterbukaan diri. Hal ini dikarenakan perempuan muslim alumnus SMA Al Islam 1 Surakarta sangat mempertimbangkan faktor perintah dan larangan dalam agama Islam serta reputasi diri dan profesi yang harus mereka tanggung. Kata Kunci: Perempuan Muslim, Media Sosial, Facebook, Privasi, Private Boundary

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
    T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Doktor > Ilmu Komunikasi - S3
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 14 May 2018 16:46
    Last Modified: 14 May 2018 16:46
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41057

    Actions (login required)

    View Item