Estetika dan Makna Ornamen pada Meja Kursi Balai Kertha Gosa Bali

W, AN-NISAA KURNIA (2018) Estetika dan Makna Ornamen pada Meja Kursi Balai Kertha Gosa Bali. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (588Kb)

    Abstract

    Estetika dan Makna Ornamen pada Meja Kursi Balai Kertha Gosa Bali An-nisaa Kurnia Widianti Rahmanu Widayat Ahmad Faizin Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami 36 A Kentingan, Surakarta, Jawa Tengah, 57126 email: annisaakurnia10@gmail.com Abstrak 2018. Ornamen pada meja dan kursi di Balai Kertha Gosa terdapat berbagai jenisnya yang menarik untuk diteliti.Berbagai ornamen dengan jenis flora fauna menghiasi meja dan kursi di Balai Kertha Gosa.Ornamen tersebut menjadikan meja dan kursi memiliki nilai estetik dan makna yang berfungsi sebagai suatu bentuk penyampaian sebuah ungkapan dalam masyarakat Hindu di Bali.Balai Kertha Gosa yang merupakan tempat persidangan para Raja di zaman kerajaan memiliki bangunan dengan nuansa arsitektur tradisional Bali.Arsitektur tradisional Bali tidak pernah lepas dari penggunaan ornamen sebagai suatu simbol keindahan dan pemaknaan, namun seiring berjalannya waktu sampai dengan masa penjajahan zaman Belanda, Balai Kertha Gosa sudah tidak difungsikan kembali.Perubahan dan perkembangan sistem tatanan pemerintahan di Indonesia menjadikan wujud Balai Kertha Gosa berubah menjadi sebuah pengadilan masa kini, seperti Pengadilan Negeri Klungkung dan Pengadilan Agama Klungkung.Bangunan yang diciptakan memiliki perubahan dengan ketentuan-ketentuan tertentu terkait peraturan pemerintah dan aplikasi penggunaan ornamen yang diterapkan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat dekripstif yang bertujuan untuk mengkaji aspek estetika Hindu dan Barat ,makna dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Pierce dan Roland Barthes, serta proses perubahan Balai Kertha Gosa menjadi pengadilan saat ini, juga penerapan penggunaan ornamen pada pengadilan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa simbol ornamen yang digunakan diciptakan atas dasar konsepsi Tri Hita Karana umat Hindu sebagai suatu karya yang memiliki makna sebuah ungkapan dan sebuah persembahan bagi para dewa yang dipuja.Perubahan bangunan, perkembangan tugas pokok dan fungsi serta struktur organisasi terdapat pada Pengadilan saat ini. Penerapan ornamen tidak boleh digunakan dalam ruang pengadilan saat ini dalam arti kata lain hanya boleh digunakan pada bagian atau tempat tertentu saja. Kata Kunci: Estetika dan Makna, Ornamen, Balai Kertha Gosa,Pengadilan Negeri dan Agama saat ini. Estetika dan Makna Ornamen pada Meja Kursi Balai Kertha Gosa Bali

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
    N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament
    N Fine Arts > NX Arts in general
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Desain Interior
    Depositing User: Anas Falih Faishal
    Date Deposited: 14 May 2018 13:48
    Last Modified: 14 May 2018 13:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/41033

    Actions (login required)

    View Item