PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PLUOMETRIC DOUBLE LEG BOUND DAN JUMP OVER BERRIER TERHADAP DAYA LEDAK POWER OTOT TUNGKAI PADA ATLET PUTRA BOLAVOLI CLUB GELORA MERDEKA KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2017

Arianti, Ade (2018) PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PLUOMETRIC DOUBLE LEG BOUND DAN JUMP OVER BERRIER TERHADAP DAYA LEDAK POWER OTOT TUNGKAI PADA ATLET PUTRA BOLAVOLI CLUB GELORA MERDEKA KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2017. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (874Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Ade Arianti. K5613001. PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC DOUBLE LEG BOUND,DAN JUMP OVER BARRIERTERHADAP DAYA LEDAK POWER OTOT TUNGKAI PADA ATLET PUTRA BOLAVOLI CLUB GELORA MERDEKA KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2017.Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruaan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Februari 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1)Pengaruh latihan plyometric double leg bound, danjump over barrier terhadapdaya ledak power otottungkaipada atlet putra bolavoli club Gelora Merdeka Kabupaten Sukoharjotahun 2017. (2)Latihan yang lebih baik pengaruhnya antara latihanpliometrikdouble leg bound, danjump over barrierterhadapdaya ledak power otottungkaipada atlet putra bolavoli club Gelora Merdeka Kabupaten Sukoharjotahun 2017. Metode penelitian yang digunakanan dalam metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan purposive random sampling.Teknik pengumpulan data yang digunakana dalam tes dan pengukuran power otot tungkai. Teknik analisis data yang digunakan dengan ujit pada taraf signifikansi 5% untuk memenuhi asumsi hasil penelitian dilakukan uji persyaratan analisis yang terdiri uji normalitas dan uji homogenitas. Subyek penelitiandibagidalam 2 kelompokyaitumasing-masingkelompokada 15 orang denganordinal pairing. Kelompok 1 mendapatkanlatihanpliometrikdouble leg bound, sedangkankelompok 2 mendapatkanlatihanpliometrikjump over barrier. Hasil penelitian sebagaiberikut:(1) Adapengaruhantaralatihandouble leg bounddanjump over barrierterhadapdaya ledak power otottungkai dengan t hitung sebesar 7,132>2,145 (t-tabel)dan juga pada latihan jump over barrier diperoleh t hitung sebesar 2,530>2,145 (t-tabel)yang artinya terdapat peningkatan peningkatan kemampuan daya ledak power otot tungkai padaatlet putra bolavoli club Gelora Merdeka Kabupaten Sukharjotahun 2017; (2) Tidak terdapat perbedaan antara latihan double leg bound dan latihan jump over barrier dengan t hitung sebesar 0,224 <2,048 (t-tabel) dan persentase antara 11,6% dan 20,3%, dengan, namun latihan keduanyadapat meningkatkan daya ledak power otot tungkai pada atlet putra bolavoli club Geora Merdeka Kabupaten Sukoharjo tahun 2017. Penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Ada peningkatan pada latihan double leg bound dan latihan jump over barrier terhadap daya ledak power otot tungkai pada atlet putra club bolavoli Gelora Merdeka Kabupaten sukoharjo Tahun 2017 (2) Antara latihan double leg bound dan jump over barrier tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap daya ledak power otot tungkai pada atlet putra bolavoli club Gelora Merdeka Kabupaten Sukoharjo tahun 2017 Kata Kunci: Latihan plyometric, double leg bound, jump over barrier, daya ledak powerotottungkai.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga
    Depositing User: Rifqi Imaduddin Irfan
    Date Deposited: 29 Apr 2018 13:56
    Last Modified: 29 Apr 2018 13:56
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40934

    Actions (login required)

    View Item