Pengaruh Kadar Inhibitor Ekstrak Kulit Buah Rambutan dan Konsentrasi Larutan HCl terhadap Laju Korosi Baja St. 37

Bukhori, Muhammad Salafudin (2018) Pengaruh Kadar Inhibitor Ekstrak Kulit Buah Rambutan dan Konsentrasi Larutan HCl terhadap Laju Korosi Baja St. 37. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (971Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk menyelidiki pengaruh kadar inhibitor ekstrak kulit buah rambutan terhadap laju korosi baja St. 37 dalam medium larutan HCl, (2) untuk menyelidiki pengaruh konsentrasi larutan HCl terhadap laju korosi baja St. 37 (3) untuk menyelidiki pengaruh kadar inhibitor ekstrak kulit buah rambutan dan konsentrasi larutan HCl terhadap laju korosi baja St. 37. Penelitian ini dilaksanakan di UPT Laboratorium Pusat Terpadu Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Variabel yang mempengaruhi dalam penelitian ini adalah (1) variabel bebas : variasi kadar inhibitor ekstrak kulit buah rambutan sebesar 0% ; 0,5% ; 1,0% ; 1,5% ; 2,0% dan variasi konsentrasi larutan HCl sebesar 0,1 N ; 0,5 N ; 1,0 N (2) variabel terikat : laju korosi baja St. 37. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Laju korosi ditentukan menggunakan metode weight lost dengan menggunakan timbangan digital KERN ketelitian 0,001 gram sebagai intrumen penelitian. Data kemudian dihitung, sehingga diperoleh perhitungan laju korosi dalam millimeter per year. Data yang diperoleh selanjutnya dimasukkan ke dalam tabel dan digambarkan secara grafis untuk dianalisis. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji anava dua arah tanpa interaksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, (1) semakin banyak kadar inhibitor yang ditambahkan maka laju korosi semakin menurun, laju korosi terendah terdapat pada campuran 2,0% inhibitor dalam 0,1 N HCl dengan nilai laju korosi sebesar 0,428 mmpy (2) semakin tinggi konsentrasi larutan HCl yang digunakan maka laju korosi akan semakin meningkat, kenaikan laju korosi tertinggi terjadi pada 1,0 N HCl tanpa penambahan inhibitor dengan laju korosi sebesar 1,437 mmpy (3) kenaikan dan penurunan laju korosi dipengaruhi oleh perbedaan masing-masing campuran dalam medium korosi, pada campuran 2,0% inhibitor dalam 0,1 N HCl laju korosi terendah akan memberikan efisiensi inhibitor paling besar yaitu 63,13%, sedangkan campuran 0,5% inhibitor dalam 1,0 N HCl akan memberikan nilai efisiensi sebesar 12,94%. Kata Kunci: inhibitor ekstrak kulit buah rambutan, larutan HCl, laju korosi baja St. 37.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Mesin
    Depositing User: Adhika Pri Ardhana
    Date Deposited: 20 Apr 2018 13:39
    Last Modified: 20 Apr 2018 13:39
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40877

    Actions (login required)

    View Item