PENGEMBANGAN MODUL SEJARAH PERISTIWA KEBON ROJO 3 OKTOBER 1945 DI PEKALONGAN MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN SOLIDARITAS SISWA SMK NEGERI 1 KEDUNGWUNI KABUPATEN PEKALONGAN

JAYANTI, LIDYA DWI (2018) PENGEMBANGAN MODUL SEJARAH PERISTIWA KEBON ROJO 3 OKTOBER 1945 DI PEKALONGAN MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN SOLIDARITAS SISWA SMK NEGERI 1 KEDUNGWUNI KABUPATEN PEKALONGAN. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1037Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis kondisi bahan ajar sejarah Indonesia yang selama ini digunakan di SMK Negeri 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, (2) Mendeskripsikan prosedur pengembangan modul sejarah Peristiwa Kebon Rojo 3 Oktober 1945 di Pekalongan melalui Pendekatan Saintifik dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan solidaritas siswa di SMK Negeri 1 Kedungwuni, (3) Mendeskripsikan keefektifan modul sejarah Peristiwa Kebon Rojo 3 Oktober 1945 di Pekalongan melalui Pendekatan Saintifik dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan solidaritas siswa di SMK Negeri 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Metode penelitian pengembangan (Research and Development) ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI TPEM 1 sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI TKR 2 sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket solidaritas sosial dan tes prestasi belajar. Selanjutnya untuk menguji hipotesis digunakan uji –t. Hasil yang diperoleh: (1) Pembelajaran sejarah selama ini terfokus pada satu buku teks tanpa ada pendamping maupun pengembangan bahan ajar dan metode mengajar guru masih bersifat konvensional. (2) Modul sejarah lokal yang disusun telah divalidasi oleh ahli bahan ajar dan ahli materi yang menghasilkan penilaian dengan kategori “baik”. Selanjutnya modul di uji cobakan terbatas dan uji coba luas kepada siswa yang menghasilkan penilaian dengan kategori “baik”. (3) Penggunaan modul Sejarah Peristiwa Kebon Rojo 3 Oktober 1945 di Pekalongan melalui Pendekatan Saintifik dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi dan sikap solidaritas siswa. Kedua test menghasilkan taraf signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian H0 ditolak artinya terdapat pengaruh yang positif dan signifikan terhadap modul yang dikembangkan. Kata Kunci: Modul, Sejarah Peristiwa Kebon Rojo 3 Oktober 1945, Pekalongan, Pendekatan Saintifik, Problem Based Learning (PBL), Solidaritas Sosial.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
    Divisions: Pascasarjana > Magister > Pendidikan Sejarah - S2
    Depositing User: Adhika Pri Ardhana
    Date Deposited: 17 Apr 2018 13:48
    Last Modified: 17 Apr 2018 13:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40843

    Actions (login required)

    View Item