TINJAUAN KUAT LEKAT DAN SORPTIVITY BETON KEDAP AIR MENGGUNAKAN MATERIAL STEEL SLAG SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR DENGAN METODE CAMPURAN 1 : 1,5 : 2,5 (SUPLEMEN BAHAN AJAR TEKNOLOGI BETON)

FAHMI, FERI FARISAL (2018) TINJAUAN KUAT LEKAT DAN SORPTIVITY BETON KEDAP AIR MENGGUNAKAN MATERIAL STEEL SLAG SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR DENGAN METODE CAMPURAN 1 : 1,5 : 2,5 (SUPLEMEN BAHAN AJAR TEKNOLOGI BETON). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (223Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan terhadap nilai kuat lekat beton pada 10 variasi penggantian terak baja (steel slag), (2) mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan terhadap nilai sorptivity beton pada 10 variasi penggantian terak baja (steel slag), (3) mengetahui persentase terak baja (steel slag) sebagai pengganti agregat kasar yang menghasilkan beton dengan kuat lekat maksimal, dan (4) mengetahui persentase terak baja (steel slag) sebagai pengganti agregat kasar yang menghasilkan beton dengan tingkat sorptivity minimal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Pengumpulan data diperoleh dari hasil pengujian dan pengamatan di laboratorium serta referensi yang relevan. Analisis data yang digunakan adalah analisis variansi satu arah. Variabel yang mempengaruhi dalam penelitian ini adalah: (1) variabel terikat: kuat lekat, dan sorptivity, (2) variabel bebas: 10 variasi penggantian terak baja (steel slag) dengan persentase 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90%, dan 100%. Penelitian ini dilakukan dengan membuat 10 variasi terhadap penggantian terak berdasarkan volume dengan ukuran beton 15 cm x 30 cm untuk sampel kuat lekat dan ukuran beton 10,6 cm x 5,3 cm untuk sampel sorptivity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan terhadap nilai kuat lekat beton pada 10 variasi penggantian terak baja (steel slag), (2) terdapat perbedaan yang signifikan terhadap nilai sorptivity awal beton pada 10 variasi penggantian terak baja (steel slag), sedangkan nilai sorptivity sekunder beton pada 10 variasi penggantian terak baja (steel slag) tidak terdapat perbedaan yang signifikan, (3) Variasi penggantian terak baja (steel slag) pada persentase 50% menghasilkan beton dengan kuat lekat maksimal sebesar 46,63 kg/cm2, dan (4) Variasi penggantian terak baja (steel slag) pada persentase 100% menghasilkan beton dengan tingkat sorptivity minimal, dengan sorptivity awal minimal sebesar 122,85 x 10-4 mm/sec1/2 dan sorptivity sekunder minimal sebesar 6,18 x 10-4 mm/sec1/2.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TH Building construction
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Bangunan
    Depositing User: Adhika Pri Ardhana
    Date Deposited: 15 Apr 2018 22:55
    Last Modified: 15 Apr 2018 22:55
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40795

    Actions (login required)

    View Item