STRATEGI PEMASARAN AGROWISATA HORTIMART AGRO CENTER KABUPATEN SEMARANG

JATININGTIAS, MIFTA (2018) STRATEGI PEMASARAN AGROWISATA HORTIMART AGRO CENTER KABUPATEN SEMARANG. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (737Kb)

    Abstract

    Indonesia memiliki kekayaan alam yang berlimpah. Letak di garis khatulistiwa menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman di Indonesia. Pertumbuhan pariwisata dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan yang lebih baik dan dapat dilihat dari jumlah wisatawan yang datang. Peluang untuk mengembangkan sektor pertanian dan pariwsata yaitu berupa agrowisata yang dapat menjadi peluang untuk pertumbuhan perekonomian. Pada Kabupaten di Jawa tengah memiliki banyak pariwsata dan salah satunya adalah agrowisata Hortimart Agro Center. Namun dalam pemasarannya masih kurang maksimal karena dibandingkan pariwisata lain di Kabupaten Semarang, Agrowisata ini masih sedikit konsumennya. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal, merumuskan alternatif strategi pemasaran, dan merumuskan prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pemasaran Agrowisata Hortimart Agro Center Kabupaten Semarang. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive) yaitu di Agrowisata Hortimart Agro Center yang bertempat di Jalan Gatot Subroto 55 Bawen Kabupaten Semarang. Alat analisis data menggunakan analisis IFE EFE, matriks SWOT kuantitatif matriks SWOT kualitatif, dan QSPM. Hasil penelitian diketahui bahwa pada lingkungan internal terdapat 6 faktor yang menjadi kekuatan dan 9 faktor yang menjadi kelemahan di Agrowisata Hortimart Agro Center. Pada lingkungan eksternal terdapat 8 faktor yang menjadi peluang dan 3 faktor yang menjadi ancaman. Faktor kekuatan yang paling berpengaruh adalah produk wisata dan edukasi, sedangkan faktor kelemahan utama yaitu pemasukan sangat berfluktuatif. Pada lingkungan eksternal, faktor peluang utama yaitu pioner agrowisata buah dan sayur di Kabupaten Semarang, sedangkan faktor ancaman utama jumlah konsumen fluktuatif. Berdasarkan matriks SWOT pendekatan kuantitatif perusahaan berada kuadran I yaitu progresif. Alternatif strategi Agrowisata Hortimart Agro Center yang dirumuskan menggunakan matriks SWOT pendekatan kualitatif yaitu : (1) Penanaman berbagai bunga sebagai daya tarik, (2) Adanya inovasi untuk wisata air di embung, (3) Penambahan akses masuk untuk pejalan kaki dengan kawasan tertentu. Hasil dari QSPM menunjukkan bahwa prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pemasaran Agrowisata Hortimart Agro Center adalah Penanaman berbagai bunga sebagai daya tarik dengan nilai TAS sebesar 4,6878. Saran pada penelitian ini adalah perusahaan dapat menambah referensi mengenai bunga dan juga memikirkan spot-spot yang akan menjadi titik penanaman sehingga dapat menjadi daya tarik konsumen. Budaya konsumen untu mengabadikan momen berlibur dengan foto selfie di tempat-tempat yang indah dan menarik, sehingga adanya spot berfoto di Agrowisata Hortimart Agro Center dapat menjadi salah satu cara dalam strategi pemasaran. Perusahaan juga dapat menambah tenaga kerja khusus di bidang pemasaran yang berguna untuk mengkoordinir kegiatan pemasaran dan dapat mengelola sosial media sehingga banyak orang yang mengetahui keistimewaan di Agrowisata Hortimart Agro Center. Tenaga khusus di bidang pemasaran ini juga dapat menyebarkan informasi mengenai strategi penanaman berbagai bunga sehingga dapat menyebar dan dapat menarik minat konsumen untuk berkunjung.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: Zainur Rohman
    Date Deposited: 15 Apr 2018 14:55
    Last Modified: 15 Apr 2018 14:55
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40773

    Actions (login required)

    View Item