Fenomena Groupthink dalam Brand Community (Studi Kasus Fenomena Groupthink dalam Komunitas Sumber Group Loverz Korwil Solo)

Pamungkas, Nugroho Tri (2018) Fenomena Groupthink dalam Brand Community (Studi Kasus Fenomena Groupthink dalam Komunitas Sumber Group Loverz Korwil Solo). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (939Kb)

    Abstract

    SGLoverz Korwil Solo yang merupakan sebuah brand community yang telah berdiri selama 6 tahun, merupakan salah satu komunitas yang berbentuk brand community yang cukup solid dan kompak. Hal tersebut mendorong peneliti untuk melihat bagaimana terbentuknya fenomena groupthink dalam SGLoverz Korwil Solo sebagai suatu brand community yang memiliki kekompakan yang cukup erat dan memiliki kecintaan terhadap PO. Sumber Group. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fenomena groupthink terjadi dalam sebuah brand community. Menurut teori, groupthink didorong dengan adanya kohesivitas yang tinggi dari kelompok pengambil keputusan, karakteristik struktural spesifik dari lingkungan di mana kelompok ini bekerja, dan karakteristik internal dan eksternal. Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif, dan mengambil lokasi di Surakarta. Pengambilan data untuk penelitian menggunakan teknik indepth interview, dimana hasil indepth interview yang telah dilakukan dituangkan ke dalam bentuk transkip. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil data dari 7 informan yang semuanya merupakan anggota SGLoverz Korwil Solo, dan ke 7 informan tersebut diambil menggunakan teknik snow ball sampling. Teknik tersebut digunakan dengan tujuan mendapatkan kedalaman informasi sampai jawaban dari setiap informan cenderung sama. Dari hasil penelitian dan data yang telah terkumpul serta didukung dengan hasil analisis yang disusun, diperoleh kesimpulan bahwa di dalam SGLoverz Korwil Solo terjadi fenomena groupthink yang diawali dengan terbentuknya identitas kelompok serta adanya kohesivitas yang tinggi di dalam kelompok. Kemudian dalam pengambilan keputusan, keputusan diambil oleh Ketua Korwil yang didiskusikan dengan para pengurus yang membuat anggota tidak bisa terlalu banyak memberikan saran. Dan bentuk fenomena groupthink yang terjadi di dalam SGLoverz Korwil Solo adalah adanya perasaan superior, stereotip terhadap kelompok luar (out-group), dan adanya tekanan untuk mencapai keseragaman.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 09 Apr 2018 15:03
    Last Modified: 09 Apr 2018 15:03
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40675

    Actions (login required)

    View Item