REHABILITASI INFRASTRUKTUR IRIGASI AIR TANAH (JIAT) DI DESA BULUREJO GONDANGREJO KARANGANYAR

BACHTIAR, M. RIZAL (2018) REHABILITASI INFRASTRUKTUR IRIGASI AIR TANAH (JIAT) DI DESA BULUREJO GONDANGREJO KARANGANYAR. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (21Kb)

    Abstract

    M. Rizal Bachtiar, 2018. Rehabilitasi Infrastruktur Irigasi Air Tanah (JIAT) Di Desa Bulurejo Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, Tugas Akhir D3 Teknik Sipil Infrastruktur Perkotaan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Ketersediaan air saat ini di Desa Bulurejo Kecamatan Gondangrejo Karanganyar pada dasarnya sangatlah terbatas. Tidak adanya aliran sungai di lokasi tersebut maka pemenuhan air di lokasi tersebut memanfaatkan air hujan. Salah satu upaya penyediaan air pada musim kemarau saat air permukaan mengalami kekeringan, masyarakat memanfaatkan aliran air tanah. Solusi jangka pendek adalah sudah dibangunnya jaringan irigasi air tanah di lokasi tersebut yang tidak memiliki cadangan air permukaan agar kebutuhan air di sektor pertanian tercukupi. Jaringan irigasi air tanah di lokasi tersebut sudah ada dua bangunan JIAT yaitu di PWS 143 dan PWS 587 dengan kondisi existing masih beroperasi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian ini untuk memperoleh informasi kinerja JIAT yang akan dilakukan rehabilitasi dan mengetahui berapa biaya rehabilitasi JIAT di Desa Bulurejo Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar yang menjadi salah satu daerah layanan (JIAT) yang dikelola oleh BBWS Bengawan Solo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif evaluatif, dimana data-data hasil penelitian diolah kemudian dianalisis untuk diambil kesimpulan, dengan melakukan survei kinerja di Desa Bulurejo Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, menganalisis setiap lokasi dan mengevaluasi kinerja jaringan irigasi air tanah beserta komponennya. Hasil penelitian jaringan irigasi air tanah (JIAT) di Desa Bulurejo Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganayar terdapat 2 titik lokasi, yaitu PWS 143 status masih beroperasi dan persentase kinerja 62,25% klafisikasi kinerja kurang dan PWS 587 status masih beroperasi dan persentase kinerja 78,35% klasifikasi kinerja baik. Dari kinerja diatas di PWS 143 mendapat kinerja 62,25% dengan klasifikasi kinerja kurang maka perlu perbaikan dengan rencana anggaran biaya sebesar Rp. 80,382,336.76 dan di PWS 587 mendapat kinerja 78,35% dengan klasifikasi kinerja baik maka hanya perlu biaya pemeliharaan rutin sebesar Rp. 1,295,910.00. Kata kunci: Irigasi, air tanah, kinerja

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Zainur Rohman
    Date Deposited: 06 Apr 2018 14:48
    Last Modified: 06 Apr 2018 14:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40600

    Actions (login required)

    View Item