NILAI DIAGNOSTIK NEUTROPHIL TO LYMPHOCYTE COUNT RATIO SEBAGAI PENANDA AWAL PADA NEONATUS TERINFEKSI

NUGROHO, IRFAN DZAKIR (2018) NILAI DIAGNOSTIK NEUTROPHIL TO LYMPHOCYTE COUNT RATIO SEBAGAI PENANDA AWAL PADA NEONATUS TERINFEKSI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (151Kb)

    Abstract

    NILAI DIAGNOSTIK NEUTROPHIL TO LYMPHOCYTE COUNT RATIO SEBAGAI PENANDA AWAL PADA NEONATUS TERINFEKSI Irfan Dzakir Nugroho, Dwi Hidayah, Yulidar Hafidh Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta / Rumah Sakit Umum Daerah dr. Moewardi Surakarta Abstrak Latar Belakang. Deteksi dini yang akurat terhadap bakteriemia memegang peranan penting terhadap terapi dan prognosis neonatus terinfeksi, namun terkendala keterbatasan penanda sepsis yang spesifik untuk mendeteksi bakteriemia. NLCR atau neutrophil to lymphocyte count ratio pada pupolasi dewasa menunjukkan parameter yang lebih sensitif dalam memprediksi infeksi dan memiliki keunggulan yaitu ekonomis dan tersedia luas. Peran NLCR pada populasi neonatus belum banyak diteliti. Tujuan. Menganalisis NLCR sebagai penanda awal pada neonatus terinfeksi. Metode. Dilakukan studi observasional analitik dengan pendekatan uji diagnostik secara retrospektif pada pasien dengan faktor risiko sepsis dan sepsis neonatorum di RSUD dr. Moewardi Surakarta pada bulan Januari sampai Juni 2017. Data karakteristik berupa usia kehamilan, jenis kelamin, berat badan lahir, IT-ratio, angka leukosit, persentase netrofil, persentase limfosit, NLCR dan kultur darah. Kemudian data disajikan secara deskriptif dan dilakukan analisa statistik antara variabel tersebut. Hasil. Didapatkan bahwa lelaki lebih cenderung menunjukkan hasil kultur darah positif dibandingkan perempuan (P < 0,05). NLCR dengan titik potong 1,81 memberikan nilai sensitifitas, spesifisitas, nilai duga positif dan negatif sebesar 86,1%, 85,1%, 68,9% dan 94,1% secara berurutan. Sedangkan IT rasio memberikan nilai sensitifitas, spesifisitas, nilai duga positif dan negatif sebesar 22,2%, 96,8%, 72,7% dan 76,5,1% secara berurutan. Kesimpulan. Lelaki memiliki kecenderungan menunjukkan hasil kultur darah positif dibandingkan dengan perempuan. NLCR dengan titik potong 1,81 mempunyai nilai prediktif yang baik terhadap neonatus terinfeksi sehingga dapat dipergunakan sebagai alternatif penanda awal infeksi yang ekonomis dan tersedia luas. Kata kunci : Sepsis neonatorum, penanda awal, NLCR, RSUD dr. Moewardi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 03 Apr 2018 15:37
    Last Modified: 03 Apr 2018 15:37
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40470

    Actions (login required)

    View Item