Hubungan Skor Kecemasan dengan Skor Dispepsia dan Skor GERD pada Pasien Dispepsia Rawat Jalan Klinik Pratama Fatti Hastono Kabupaten Karanganyar

Habibatullah, Afifa Intifadha (2018) Hubungan Skor Kecemasan dengan Skor Dispepsia dan Skor GERD pada Pasien Dispepsia Rawat Jalan Klinik Pratama Fatti Hastono Kabupaten Karanganyar. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (82Kb)

    Abstract

    Latar Belakang: Kecemasan merupakan masalah kejiwaan yang paling banyak diderita. Kecemasan sering dihubungkan dengan keluhan-keluhan gastrointestinal seperti dispepsia dan GERD. Beberapa studi menyatakan bahwa semakin tinggi skor kecemasan semakin parah dispepsia yang diderita pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan skor kecemasan dengan skor dispepsia dan skor GERD pada pasien dispepsia rawat jalan di Klinik Pratama Fatti Hastono. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode cross sectional. Penelitian dilakukan di Bagian Rawat Jalan Klinik Pratama Fatti Hastono, Matesih, Karanganyar dengan jumlah subjek 80 pasien dispepsia rawat jalan. Pengambilan subjek dilakukan dengan teknik purposive sampling. Variabel bebasnya adalah skor kecemasan yang diukur dengan kuisioner TMAS, sedangkan variabel terikatnya adalah skor dispepsia yang diukur dengan NDI dan skor GERD yang diukur dengan GERD-Q. Variabel luar lain yang diidentifikasi yaitu tingkat pendidikan, pekerjaan, pola makan, konsumsi rokok, konsumsi kopi, dan IMT. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji korelasi Spearman dan uji Mann-Whitney. Hasil: Terdapat hubungan yang bermakna dan berkekuatan sedang antara skor kecemasan dengan skor dispepsia (r = 0,449 dan p < 0,05) serta skor kecemasan dengan skor GERD (r = 0,299 dan p < 0,05), dengan arah korelasi positif. Konsumsi kopi dan pola makan tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan dispepsia maupun GERD (p > 0,05), IMT berhubungan dengan GERD (r = 0,272 dan p < 0,05) namun tidak dengan dispepsia (p > 0,05), sementara skor dispepsia dan GERD tidak memiliki perbedaan yang bermakna pada kelompok perokok dan bukan perokok (p > 0,05). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara skor kecemasan dengan skor dispepsia dan GERD pada pasien dispepsia rawat jalan Klinik Pratama Fatti Hastono Kabupaten Karanganyar. Semakin tinggi skor kecemasan maka semakin tinggi pula skor dispepsia dan skor GERD.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Mujahidah Showafah
    Date Deposited: 28 Mar 2018 16:20
    Last Modified: 28 Mar 2018 16:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40358

    Actions (login required)

    View Item