PENGARUH FAKTOR AKSESIBILITAS, FASILITAS, DAN LUAS TANAH TERHADAP HARGA TANAH PERUMAHAN DI KABUPATEN SLEMAN, DI. YOGYAKARTA

, SUPARMONO (2018) PENGARUH FAKTOR AKSESIBILITAS, FASILITAS, DAN LUAS TANAH TERHADAP HARGA TANAH PERUMAHAN DI KABUPATEN SLEMAN, DI. YOGYAKARTA. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (7Kb)

    Abstract

    Pengaruh Faktor Aksesibilitas, Fasilitas, dan Luas Tanah Terhadap Harga Tanah Perumahan Di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa. Yogyakarta Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor aksesibilitas, fasilitas, dan luas tanah terhadap harga tanah untuk perumahan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan mendasar yaitu masihkah teori lokasi yang dikembangkan oleh von Thunen relevan untuk kota yang bersifat polisentris seperti Kabupaten Sleman. Dalam penelitian ini, aksesibilitas diukur dengan jarak dan waktu tempuh, sedangkan fasilitas diukur dengan keberadaan jalan utama dan jalan terdekat dengan lokasi tanah. Selain itu digunakan juga luas tanah untuk melihat pengaruhnya terhadap harga tanah untuk perumahan. Konsep CBD yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep CBD dalam arti luas yang dikemukakan oleh Levy (1985) yaitu CBD Kawasan Malioboro dan CBD Kampus UGM. Hasilnya adalah dari faktor aksesibilitasnya, ada 5 variabel bebas yang signifikan pada taraf kepercayaan 5 persen, yaitu : (1) Waktu tempuh yang dibutuhkan ke bank, (2) waktu tempuh yang dibutuhkan ke sekolah dasar, (3) waktu tempuh yang dibutuhkan ke sekolah menengah pertama, (4) waktu tempuh yang dibutuhkan ke sekolah menengah. dari faktor fasilitas, ada 2 variabel bebas yang signifikan pada taraf kepercayaan 5 persen, yaitu : (1) lebar jalan terdekat dengan lokasi tanah, dan (2) lebar jalan utama didekat lokasi. Dari ketujuh variabel bebas, lebar jalan terdekat dengan lokasi tanah dan lebar jalan utama didekat lokasi merupakan variabel yang paling berpengaruh dalam menentukan harga tanah untuk perumahan di Kabupaten Sleman. Implikasi dari hasil penelitian yaitu bahwa dalam penelitian ini terbukti teori lokasi yang menyatakan bahwa harga tanah sangat dipengaruhi oleh jarak dari pusat kota tidak terbukti dalam penelitian ini. Jarak tidak lagi berpengaruh signifikan terhadap harga tanah untuk perumahan di Kabupaten Sleman, akan tetapi waktu tempuh yang justru berpengaruh dalam menentukan harga tanah untuk perumahan. Temuan ini mendukung pendapat dari Levy (1985) yang menyatakan bahwa kehandalan waktu tempuh, kehandalan teknologi baru, dan daya tarik orang yang sebagian independen terhadap aksesibilitas.selain itu, Jarak ke sekolah dasar justru bukan merupakan daya tarik dalam menentukan harga tanah untuk perumahan di Kabupaten Sleman. Faktor kualitas, prestis, dan kesejahteraan penduduk mendorong penduduk untuk memilih sekolah dasar yang waktu tempuhnya jauh dari lokasi perumahan. Implikasi bagi pemerintah adalah bahwa pemerintah perlu mendorong pemerataan kualitas pendidikan, terutama untuk pendidikan pada jenjang sekolah dasar di luar Kota Yogyakarta, terutama di daerah yang jaraknya jauh dari pusat kota sehingga terjadi pemerataan, baik dalam hal lokasi maupun aksesibilitas. Bagi pengembang, dalam hal melakukan investasi tanah untuk perumahan, maka pertimbangan lebar jalan terutama lebar jalan terdekat harus dipertimbangkan. Harga tanah untuk perumahan, sangat dipengaruhi oleh ketersediaan jalan di dekatnya, sehingga tanah yang memiliki akses jalan yang lebar akan lebih cepat harganya untuk naik. Kata Kunci: Aksesibilitas, Fasilitas, Luas Tanah, Harga Tanah

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Doktor
    Pascasarjana > Doktor > Ilmu Ekonomi - S3
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 28 Mar 2018 14:20
    Last Modified: 28 Mar 2018 14:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40317

    Actions (login required)

    View Item