pengembangan model pembelajaran sejarah berbasis nilai-nilai filosofi tato atoin meto melalui vct dan jigsaw untuk meningkatkan kesadaran budaya lokal siswa sma negeri 1 molo selatan

NEOLAKA, STEVRIDAN YANTUS (2018) pengembangan model pembelajaran sejarah berbasis nilai-nilai filosofi tato atoin meto melalui vct dan jigsaw untuk meningkatkan kesadaran budaya lokal siswa sma negeri 1 molo selatan. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (162Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Stevridan Yantus Neolaka. S861602031. 2017. Pengembangan Model Pembelajaran Sejarah Berbasis Nilai-nilai Filosofis Tato Atoin Meto Untuk Meningkatkan Kesadaran Budaya Lokal Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Molo Selatan. Tesis. Pembimbing I Prof. Dr. Mulyoto, M.Pd. Pembimbing II: Dr. Ahmad Arif Musadad, M.Pd. Program Studi Magister Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan model pembelajaran sejarah yang selama ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Molo Selatan, (2) Mendeskripsikan pengembangan model pembelajaran sejarah berbasis nilai-nilai filosois tato atoin meto untuk meningkatkan kesadaran budaya lokal siswa SMA Negeri 1 Molo Selatan (3) Mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran sejarah berbasis nilai-nilai filosofis tato atoin meto untuk meningkatkan kesadaran budaya lokal siswa SMA Negeri 1 Molo Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang dimodifikasi dari konsep Borg and Gall. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara, angket, dan tes prestasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melipputi studi pendahuluan, pengembangan model pembelajaran, dan uji efektivitas model. Analisis data untuk uji validasi model menggunakan skala Likert dengan rentang 5, sedangkan uji efektivitas model menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukan, guru lebih banyak menggunakan metode ceramah, sehingga pembelajaran lebih banyak berpusat pada guru (teacher centered). Kesadaran budaya peserta didik masih tergolong rendah. Peserta didik cenderung masih acuh tak acuh terhadap budaya lokal. Sebagian siswa besar peserta didik juga masih ada yang tidak memahami mengenai nilai-nilai filosofi tato atoin meto. Adapun langkah-langkah ini dibagi menjadi beberapa tahap antara lain pendahuluan, inti dan penutup. Validasi oleh pakar dijadikan pertimbangan untuk menyempurnakan model yang dikembangkan sebelum diujicobakan. Hasil uji validasi model diperoleh nilai sebesar 4,54 (baik), validasi RPP diperoleh nilai 4,8 (baik), validasi materi diperoleh nilai 4,73 (baik) dan validasi soal dengan nilai 4,7 (baik). Sebelum diberikan perlakuan, diperoleh hasil uji statistik sebesar 13.3200 maka rerata setelah perlakuan mendapat nilai sebesar 179600. Sedangkan Uji T sebesar 8.384 dengan taraf signifikan 0.000 < 0,005 maka Ho di tolak. Maka rerata sebelum dan sesudah perlakuan kelas eksperimen tidak sama artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap model pembelajaran sejarah berbasis nilai – nilai filosofi tato atoin meto untuk meningkatkan kesadaran budaya lokal siswa. Kata Kunci: Pengembangan Model, Model Pembelajaran Sejarah, Tato Atoin Meto, dan Kedasaran Budaya

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    Divisions: Pascasarjana > Magister
    Pascasarjana > Magister > Pendidikan Sejarah - S2
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 28 Mar 2018 14:17
    Last Modified: 28 Mar 2018 14:17
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40316

    Actions (login required)

    View Item