Hubungan Kualitas Tidur dengan Tingkat Aktivitas Penyakit SLE (Systemic Lupus Erythematosus) di RSUD Dr.Moewardi

NINGSIH, RATNA (2018) Hubungan Kualitas Tidur dengan Tingkat Aktivitas Penyakit SLE (Systemic Lupus Erythematosus) di RSUD Dr.Moewardi. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (627Kb)

    Abstract

    Ratna Ningsih, G0014197, 2017. Hubungan Kualitas Tidur dengan Tingkat Aktivitas Penyakit SLE (Systemic Lupus Erythematosus) di RSUD Dr.Moewardi. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. Latar Belakang: Systemic Lupus Erythematosus (SLE) merupakan penyakit dimana terjadi kerusakan jaringan dan sel oleh autoantibodi. Penyebab penyakit ini belum diketahui. Penyakit ini lebih sering menyerang wanita. Belum ada pengobatan yang tepat untuk penyakit ini. Pengobatan hanya terfokus untuk menghentikan proses peradangan. Kualitas tidur yang buruk dapat juga mengacaukan sistem self tolerance yang akan berujung pada autoimun. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah ada hubungan kualitas tidur dengan tingkat aktivitas penyakit SLE di RSUD Dr.Moewardi. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subyek yang digunakan adalah pasien SLE yang sedang berobat jalan di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. Moewardi. Subyek penelitian mengisi kuesioner kualitas tidur dan dilakukan penilaian aktivitas penyakit SLE dengan menggunakan MEXSLEDAI. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 38 responden. Data yang didapat dianalisis menggunakan uji normalitas data Shapiro wilk dan uji korelasi Spearman. Hasil : Hasil analisis pada 38 sampel penelitian, hasil uji normalitas dengan uji Shapiro Wilk bahwa skor PSQI tidak terdistribusi normal dengan Sig (P) = 0,006 dan skor MEXSLEDAI tidak terdistribusi normal dengan Sig (P) = 0,000. Dengan uji hipotesis, yakni uji korelasi Spearman didapatkan hasil P = 0,003 yang mana menunjukkan hasil bahwa antara kualitas tidur dengan tingkat aktivitas SLE terdapat korelasi yang bermakna secara statistik antara keduanya, dengan nilai r= 0,469 yang mana hal tersebut menunjukkan bahwa antara kualitas tidur dengan tingkat aktivitas penyakit SLE terdapat korelasi yang bernilai positif dan nilai korelasi sedang. Hasil ini sudah mengontrol variabel perancu yaitu kehamilan dan ibu yang sedang menyusui. Simpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas tidur dengan tingkat aktivitas penyakit SLE dengan hubungan korelasi positif dan kekuatan sedang. Kata Kunci : SLE, Lupus, MEXSLEDAI, Kualitas Tidur, PSQI

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 28 Mar 2018 11:50
    Last Modified: 28 Mar 2018 11:50
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40257

    Actions (login required)

    View Item