Pengaruh Pemberian Obat Antiepilepsi terhadap Kadar Fungsi Tiroid pada Anak Epilepsi

EKANARA, NABILLA GITA (2018) Pengaruh Pemberian Obat Antiepilepsi terhadap Kadar Fungsi Tiroid pada Anak Epilepsi. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (221Kb)

    Abstract

    Nabilla Gita Ekanara, G0014172, 2017. Pengaruh Pemberian Obat Antiepilepsi terhadap Kadar Fungsi Tiroid pada Anak Epilepsi. Skripsi. Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar belakang: Epilepsi merupakan manifestasi gangguan neurologik pada otak dengan prevalensi yang cenderung meningkat pada anak-anak. Salah satu penatalaksanaan epilepsi adalah penggunaan Obat Antiepilepsi (OAE) sampai anak 2 tahun bebeas kejang. Akan tetapi penggunaan OAE mempunyai efek samping salah satunya adalah gangguan fungsi tiroid pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pemberian OAE, lama penggunaan serta usia terhadap kadar fungsi tiroid pada anak dengan epilepsi. Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di poliklinik neurologi anak RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada bulan September – Oktober 2017. Besar sampel berjumlah 30 orang yang dipilih dengan cara purposive sampling. Orang tua pasien diwawancarai mengenai faktor-faktor risiko kemudian pasien diminta untuk mengambil sampel darah lalu dilihat serum TSH dan FT4 dalam darahnya. Data yang didapat dianalisis menggunakan uji analisis Chi-Square(X2) dan Man-Whitney Test, lalu dilakukan penghitungan Odds Ratio pada jenis pemberian OAE, kemudian dilakukan analisis regresi logistik. Hasil: Dari 30 pasien anak penderita epilepsi ≤ 18 tahun di RSUD Dr. Moewardi, didapatkan 11 orang (36,7%) mengalami gangguan fungsi tiroid. Berdasarkan analisis Chi-Square(X2) pada jenis pemberian OAE didapatkan p = 0,029 ( p < 0,05 ). Hasil uji analisis Mann-Whitney Test pada lama penggunaan OAE dan usia masing masing didapatkan p = 0,862 ( p > 0,05 ) dan p = 0,425 ( p > 0,05 ). Odds Ratio jenis pemberian OAE (politerapi) didapatkan sebesar 5,778 dengan rentang kepercayaan 95% (CI = 1,118 – 29,847). Analisis regresi logistik tidak dapat dilakukan karena hanya jenis pemberian saja yang mempunyai nilai p < 0,25. Simpulan: Hasil yang didapat menunjukkan terdapat pengaruh jenis pemberian OAE terhadap kadar fungsi tiroid pada anak. Penggunaan politerapi memiliki risiko 5,778 kali terjadi gangguan fungsi tiroid dibanding penggunaan monoterapi. Tidak ada pengaruh yang bermakna antara lama penggunaan OAE dan usia dengan kadar fungsi tiroid. Kata kunci: Obat Antiepilepsi, Kadar Fungsi Tiroid, Epilepsi

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 28 Mar 2018 10:56
    Last Modified: 28 Mar 2018 10:56
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40226

    Actions (login required)

    View Item