BISNIS MILITER PADA ERA ORDE BARU

Andriyani, Rika Wastika (2010) BISNIS MILITER PADA ERA ORDE BARU. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (515Kb)

    Abstract

    Rika Wastika Andriyani. X4406010. Bisnis Militer Pada Era Orde Baru. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2010. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) Latar belakang masing-masing satuan militer memiliki bisnis; (2) Eksistensi militer pada Era Orde Baru; (3) Dampak bisnis militer terhadap profesionalisme militer Indonesia. Metode penelitian ini adalah metode historis dengan langkah-langkah heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa sumber primer dan sumber sekunder. Teknik pengumpulan data dengan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis historis, dengan melakukan kritik ekstern dan intern. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Latar belakang keterlibatan militer dalam bisnis pada Era Orde Baru APBN kurang mencukupi kebutuhan dalam kemiliteran dan mencukupi kebutuhan hidup dan adanya PP No.6 yang membatasi TNI untuk berbisnis, sehingga alasan itulah yang menjadi landasan bagi mereka untuk berbisnis; (2) Keberadaan bisnis militer pada Era Orde Baru sangat didukung oleh kepemimpinan yang penuh kediktatoran sehingga dalam menjalankan bisnis walaupun ada sanksi dipecat jika diketahui berbisnis,tetapi dalam berbisnis tetap langgeng pada Era Orde Baru. Hal itu tidak lepas dari peran serta pemimpin yang berasal dari Angkatan Darat yaitu Presiden Soeharto. Penguasaan sepenuhnya komoditi ekspor terpenting Indonesia yaitu minyak diserahkan kepada Mayor Jenderal Ibnu Sutowo, sebuah badan baru (Badan Logistik Nasional/Bulog) didirikan dan dikepalai oleh Brigadir Jenderal Achmad Tirtosudiro yang memegang kuasa penuh atas perdagangan bahan mentah, sedang Brigadir Jenderal Suhardiman menguasai perusahaan dagang raksasa, PT Berdikari; (3) Dampak keterlibatan militer dalam bisnis terhadap profesionalisme militer Indonesia yaitu menurunnya profesionalisme militer karena militer menjadi kurang disiplin dalam menjaga keamanan dan eksistensi negara, mereka lebih memprioritaskan mengelola berbagai macam bisnis mulai dari bisnis koperasi sampai bisnis berupa yayasan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LA History of education
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah
    Depositing User: Users 849 not found.
    Date Deposited: 14 Jul 2013 21:27
    Last Modified: 14 Jul 2013 21:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4022

    Actions (login required)

    View Item