METODE ALTERNATIF DALAM REHABILITASI JEMBATAN RANGKA BAJA (STUDI PADA JEMBATAN JETIS SALATIGA)

ARSYAD, MUHAMMAD (2018) METODE ALTERNATIF DALAM REHABILITASI JEMBATAN RANGKA BAJA (STUDI PADA JEMBATAN JETIS SALATIGA). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (614Kb)

    Abstract

    INTISARI Jembatan rangka baja seringkali memerlukan penggantian elemen terkait kerusakan yang terjadi akibat kecelakaan lalu lintas. Proses penggantian batang ini umumnya menggunakan struktur penopang sementara. Dalam kondisi ruang yang tersedia cukup sempit, daya dukung tanah yang tidak mencukupi, dan atau posisi pekerjaan berada pada elevasi yang cukup tinggi, metode ini akan sulit dilaksanakan. Diperlukan metode lain yang aplikatif tanpa struktur penopang sementara. Penelitian ini membahas metode alternatif dengan prinsip self-supporting system dengan memanfaatkan struktur jembatan yang ada. Diperlukan sebuah struktur penghubung sementara yang dipasang pada jembatan eksisting sedemikian hingga gaya yang terjadi saat penggantian batang dapat ditransfer langsung ke pondasi. Dengan mengambil kasus Jembatan Jetis Salatiga yang mengalami kerusakan pada 2 (dua) batang diagonal, dilakukan pemodelan struktur untuk memperoleh metode yang tepat. Analisis struktur dilakukan pada 3 (tiga) model struktur penghubung sementara berbentuk I, V dan segitiga. Tegangan dan translasi yang terjadi pada struktur digunakan sebagai batasan. Perletakan jembatan dimodelkan pada 2 (dua) kondisi yang berbeda yaitu sendi-sendi dan sendi-rol. Pembebanan suhu diterapkan pada tiap kondisi untuk menentukan waktu yang tepat dalam pelaksanaan penggantian batang. Dari analisis struktur, model segitiga paling tepat untuk digunakan. Metode ini aplikatif pada suhu 27 hingga 50°C baik pada sistem sendi-sendi maupun sendi-rol sementara tegangan yang terjadi pada sistem sendi-rol lebih kecil dibandingkan tegangan pada sistem sendi-sendi. Proses penggantian batang dimulai dari pelepasan batang D4 dengan memotongnya sampai tersisa luasan penampang web 1140.2 mm2 untuk mendapatkan kondisi plastis sampai putus. Pada awal pemuluran, segera dilakukan jacking perlahan pada struktur penghubung sementara sedemikian hingga gaya pada D4 tersalurkan ke struktur penghubung sementara, baru dilakukan penggantian batang D4 dan D5 pada posisinya. Dalam kondisi keterbatasan ruang, daya dukung tanah dan elevasi jembatan, Metode Penopang Mandiri (Self Supporting Method) dapat digunakan sebagai solusi tanpa diperlukan struktur penopang sementara di bawah jembatan. Kata kunci : Metode penopang mandiri, perletakan, suhu, translasi, tegangan

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    T Technology > TG Bridge engineering
    Divisions: Pascasarjana > Magister > Teknik Sipil - S2
    Depositing User: Mujahidah Showafah
    Date Deposited: 28 Mar 2018 11:02
    Last Modified: 28 Mar 2018 11:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40198

    Actions (login required)

    View Item