Perbedaan Status Gizi pada Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan Asianotik Sebelum dan Sesudah Intervensi Kateterisasi Jantung di RSUD Dr. Moewardi Surakarta

Wirawan, Mylco Trisaputra Ahmad (2018) Perbedaan Status Gizi pada Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan Asianotik Sebelum dan Sesudah Intervensi Kateterisasi Jantung di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (164Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Mylco Trisaputra Ahmadwirawan, G0014169, 2017. Perbedaan Status Gizi pada Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan Asianotik Sebelum dan Sesudah Intervensi Kateterisasi Jantung di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Pendahuluan: Pada anak dengan penyakit jantung bawaan terjadi gangguan hemodinamik yang dapat menyebabkan timbulnya malnutrisi. Kejadian malnutrisi pada anak dapat menyebabkan masalah tumbuh kembang. Tatalaksana penyakit jantung bawaan asianotik berupa intervensi kateterisasi jantung dapat memperbaiki gangguan hemodinamik sehingga diharapkan dapat memperbaiki status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan status gizi pada anak dengan penyakit jantung bawaan asianotik sebelum dan sesudah intervensi kateterisasi jantung di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik cross sectional dengan menggunakan data rekam medis. Subyek dalam penelitian ini adalah anak penderita penyakit jantung bawaan asianotik yang dilakukan tindakan kateterisasi jantung di RSUD Dr. Moewardi dalam periode waktu 2014-2016. Data yang diteliti berupa status gizi sebelum intervensi dan setiap bulan sesudah intervensi selama enam bulan. Untuk mengetahui perbedaan status gizi dari sebelum intervensi ke tiap waktu pengukuran secara statistik dilakukan dengan wilcoxon signed rank test. Untuk mengetahui hubungan (independensi) antara variabel perancu dengan perubahan status gizi dilakukan uji chi square test. Khusus untuk hubungan variabel perancu berupa lama diagnosis dianalisis dengan independent samples t test. Selain itu untuk mengetahui faktor paling dominan yang mempengaruhi variabel terikat digunakan uji multivariat berupa regresi logistik. Hasil: Dari hasil uji wilcoxon signed rank terdapat perbedaan status gizi yang signifikan (p < 0,001; p < 0,05) antara sebelum dan sesudah intervensi. Dari hasil uji chi square didapatkan bahwa hanya usia yang memiliki pengaruh signifikan terhadap perubahan stats gizi (p = 0,041; p < 0,05). Hasil independent sample t test menunjukkan bahwa lama diagnosis secara statistik signifikan (p = 0,001; p < 0,05). Peningkatan status gizi lebih banyak terjadi pada anak dengan diagnosis yang lebih cepat. Kemudian dari hasil multivariat berupa regresi logistik didapatkan hasil bahwa hanya lama diagnosis yang secara signifikan berhubungan dengan peningkatan status gizi (p = 0,030; p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan status gizi yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi, mengindikasikan adanya perbaikan status gizi dengan adanya intervensi kateterisasi jantung. Kata Kunci: status gizi, penyakit jantung bawaan, intervensi kateterisasi jantung

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 28 Mar 2018 10:49
    Last Modified: 28 Mar 2018 10:49
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40190

    Actions (login required)

    View Item