Usulan Perbaikan Sistem Kerja untuk Menekan Potensi Kecelakaan Kerja dengan Metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) di Area Produksi CV. Valasindo Sentra Usaha

Sari, Fifin Dwi Megan (2018) Usulan Perbaikan Sistem Kerja untuk Menekan Potensi Kecelakaan Kerja dengan Metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) di Area Produksi CV. Valasindo Sentra Usaha. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (90Kb)

    Abstract

    CV. Valasindo Sentra Usaha merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pengolahan kayu yang menghasilkan bermacam-macam produk furniture outdoor maupun indoor yang dikombinasikan dengan bahan-bahan metal atau stainless steels. Produk tersebut antara lain meja, kursi, almari, dan rak. Dalam setiap aktivitas pekerjaan yang melibatkan banyak mesin serta banyak tenaga kerja, tidak menutup kemungkinan terjadi risiko kecelakaan. Walaupun perusahaan telah menerapkan beberapa standar atau prosedur keselamatan kerja, dalam pelaksanaanya masih terdapat beberapa potensi bahaya yang dapat menimbulkan kasus kecelakaan kerja. Faktor dan potensi bahaya yang terjadi apabila tidak dikendalikan akan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit jumlahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi risiko bahaya yang ada dengan memberikan usulan pengendalian yang sesuai. Dalam penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assesment (HIRA) yang bertujuan mengidentifikasi risiko dan menilai tingkat risiko pada proses kerja operator. Sedangkan untuk menentukan pengendalian yang tepat agar risiko dapat diminimalkan dengan menggunakan metode 5W+1H. Dari hasil identifikasi terdapat 63 potensi bahaya. Potensi bahaya tertinggi adalah pada bahaya perilaku di area mesin radial saw. Di area mesin radial saw, potensi bahaya yang terjadi selain diakibatkan oleh bahaya perilaku, juga diakibatkan dari mesinnya. Untuk bahaya dari mesinnya, potensi kecelakaan kerja yang terjadi adalah tidak ada pengaman antara benda kerja dengan mata gergaji dari radial saw. Untuk bahaya perilaku, pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Dari hasil penilaian risiko yang dilakukan diketahui bahwa basic risk yang harus diprioritaskan untuk ditangani terlebih dahulu adalah kategori very high aktivitas saat melakukan mesin radial saw. Kategori ini memiliki risiko yaitu luka sayat, terpotong jari tangan dan mempunyai nilai basic risk sebesar 700. Terdapat 6 rekomendasi yang diusulkan diantaranya adalah merancang desain pengaman untuk mesin radial saw dan pemasangan visual display penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di mesin radial saw.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Industri
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 26 Mar 2018 20:08
    Last Modified: 26 Mar 2018 20:08
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40158

    Actions (login required)

    View Item