PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN TAI DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI DAN GAYA BERPIKIR SISWA (Pembelajaran Hukum Newton pada Siswa Kelas X Semester I di SMA Negeri 1 Pejagoan Tahun Pelajaran 2009/2010)

Gularso , (2010) PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN TAI DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI DAN GAYA BERPIKIR SISWA (Pembelajaran Hukum Newton pada Siswa Kelas X Semester I di SMA Negeri 1 Pejagoan Tahun Pelajaran 2009/2010). PhD thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (2382Kb)

    Abstract

    Gularso, S830908203, 2010. “Pembelajaran Kooperatif Tipe STADdan TAI Ditinjau dari Motivasi Berprestasi dan Gaya Berpikir Siswa”. Pembimbing I: Dra. Suparmi, MA., Ph.D., Pembimbing II: Dr.H.Sarwanto, S.Pd., M.Si. Program Studi Pendidikan Sains, Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui:(1) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang diberi pembelajaran dengan menggunakan STADdan TAI; (2) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi dan rendah; (3) perbedaan prestasi belajar antara siswa yang mempunyai gaya berpikir Acak dan Sekuensial; (4) interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe STADdan TAIdengan motivasi berprestasi; (5) interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe STADdan TAIdengan gaya berpikir siswa; (6) interaksi antara motivasi berprestasi dengan gaya berpikir; (7) interaksi antara model pembelajaran kooperatif, motivasi berprestasi dan gaya berpikir siswa terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pejagoan tahun ajaran 2009/2010. Sebagai populasi adalah seluruh siswa dari kelas X yang terdiri dari 6 kelas, sedangkan sampelnya diambil dengan cara Cluster randon samplingyang terdiri dari 4 kelas. Kelas X1 dan X2 diberi pembelajarang tipe STADdan kelas X4 dan X5 diberi pembelajaran dengan tipe TAI. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes prestasi belajar dan angket motivasi berprestasi dan gaya berpikir. Kemudian hipotesis diuji dengan anava 3 jalan dengan sel tak sama dengan desain faktorial 2 x 2 x 2 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan:(1) prestasi belajar dengan tipe TAIlebih tinggi dibandingkan tipe STAD(p=0,000<005), rerata (70,750>65,06); (2) siswa yang motivasi berprestasi tinggi prestasinya lebih baik dibandingkan dengan siswa yang motivasi berprestasi rendah (p=0,001<0,05), rerata (70,12>65,52); (3) kecenderungan gaya berpikir Acak dan Sekuensial yang dimiliki siswa belum mempengaruhi prestasi belajar (p=0,528>0,05), rerata (68,24>67,64); (4) tidak ada interaksi antara pembelajaran STAD dan TAIdengan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar (p=0,331>0,05); (5) tidak ada interaksi pembelajaran STADdan TAI, gaya berpikir terhadap prestasi belajar (p=0,568>0,05); (6) tidak ada interaksi antara motivasi berprestasi dengan gaya berpikir siswa terhadap prestasi belajar (p=0,699>0,05); (7) tidak ada interaksi antara model pembelajaraan kooperatif STADdan TAI, motivasi berprestasi, gaya berpikir terhadap prestasi belajar (p=0,833>0,05). Kata kunci: Kooperatif, STAD, TAI, Motivasi Berprestasi, Gaya Berpikir, Hukum Newton

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Sains
    Depositing User: Users 849 not found.
    Date Deposited: 14 Jul 2013 21:20
    Last Modified: 14 Jul 2013 21:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/4010

    Actions (login required)

    View Item