PENGARUH PENGGUNAAN TERAK SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT HALUS DITINJAU DARI VARIASI PERSENTASE SERTA UMUR BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON DENGAN METODE CAMPURAN PERBANDINGAN 1:2:3 (SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR MATA KULIAH ILMU BAHAN BANGUNAN)

SETIAWAN, JODI (2018) PENGARUH PENGGUNAAN TERAK SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT HALUS DITINJAU DARI VARIASI PERSENTASE SERTA UMUR BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON DENGAN METODE CAMPURAN PERBANDINGAN 1:2:3 (SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR MATA KULIAH ILMU BAHAN BANGUNAN). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1674Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Jodi Setiawan. K1513045. PENGARUH PENGGUNAAN TERAK SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT HALUS DITINJAU DARI VARIASI PERSENTASE SERTA UMUR BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON DENGAN METODE CAMPURAN PERBANDINGAN 1:2:3 (SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR MATA KULIAH ILMU BAHAN BANGUNAN). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, September 2017. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengaruh penggantian agregat halus beton dengan terak pada variasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100% pada umur beton 14, 28, 60, dan 90 hari; (2) Mengetahui persentase terak yang digunakan sebagai pengganti agregat halus mencapai kuat tekan maksimal pada umur beton 14, 28, 60, dan 90 hari; (3) Mengetahui apakah berat isi beton dengan variasi penggantian terak 20%, 40%, 60%, 80%, 100% pada pada umur beton 14, 28, 60, dan 90 hari termasuk kategori beton normal; (4) Menghasilkan suplemen bahan ajar pada mata kuliah ilmu bahan bangunan tentang pengaruh penggunaan terak sebagai pengganti agregat halus. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan teknik analisa data menggunakan regresi linear berganda dengan taraf signifikansi 0,05. Adapun variabel yang berpengaruh langsung dalam penelitian ini adalah (1) Variabel bebas: variasi penggantian volume pasir dengan terak 20%, 40%, 60%, 80%,100% dan variasi umur pengujian beton 14, 28, 60, dan 90 hari. (2) Variabel terikat: kuat tekan beton. Benda uji yang digunakan berupa silinder beton dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) Variasi penggunaan terak 0%, 20%, 40%, 60%, 80%, 100% pada umur pengujian 14, 28, 60, dan 90 hari berpengaruh kuat terhadap kuat tekan beton. (2) Kuat tekan maksimal terjadi pada variasi terak persentase 20% sebagai pengganti agregat halus di setiap umur pengujian, yaitu 11,41 MPa pada umur 14 hari, 10,84 MPa pada umur 28 hari, 17,72 MPa pada umur 60 hari, dan 20,84 MPa pada umur 90 hari. (3) Penggunaan terak 20%, 40%, 60%, 80%, 100% sebagai pengganti agregat halus memiliki berat isi yang termasuk dalam kategori beton normal. Berdasarkan SNI 7656-2012, berat isi beton normal adalah 2200 kg/m3 – 2500 kg/m3 (4) Bahan ajar yang dihasilkan setelah penelitian ini yaitu berupa suplemen bahan ajar tentang penggunaan terak sebagai pengganti agregat halus. Kata Kunci: terak baja, agregat halus, umur beton, kuat tekan, beton terak

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Teknik Bangunan
    Depositing User: Fransiska Meilani f
    Date Deposited: 21 Mar 2018 10:34
    Last Modified: 21 Mar 2018 10:34
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40030

    Actions (login required)

    View Item