CROSS BORDER MEDIA, AKSESIBILITAS LAYANAN PUBLIK DAN RASA NASIONALISME DI KAWASAN PERBATASAN (Hubungan Exposure Media Asing dan Aksesibilitas Layanan Publik Terhadap Rasa Nasionalisme Masyarakat di Kawasan Perbatasan Mainland dan Hinterland Kota Batam)

PURWANTO, RIDWAN (2018) CROSS BORDER MEDIA, AKSESIBILITAS LAYANAN PUBLIK DAN RASA NASIONALISME DI KAWASAN PERBATASAN (Hubungan Exposure Media Asing dan Aksesibilitas Layanan Publik Terhadap Rasa Nasionalisme Masyarakat di Kawasan Perbatasan Mainland dan Hinterland Kota Batam). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (953Kb)

    Abstract

    ABSTRAK RIDWAN PURWANTO. NIM: S231508016. 2017. CROSS BORDER MEDIA, AKSESIBILITAS LAYANAN PUBLIK DAN RASA NASIONALISME DI KAWASAN PERBATASAN (Hubungan Exposure Media Asing dan Aksesibilitas Layanan Publik Terhadap Rasa Nasionalisme Masyarakat di Kawasan Perbatasan Mainland dan Hinterland Kota Batam). TESIS. Pembimbing I: Dr. H. Sutopo JK,. M.S, Pembimbing II: Drs. Sudarmo, M.A., Ph.D. Program Studi Ilmu Komunikasi (Minat Utama Manajemen Komunikasi), Program Magister Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia. Terpaan Media Asing (exposure media) asing di kawasan perbatasan begitu mendominasi karena faktor kedekatan geografis, keterbatasan teknologi informasi dan komunikasi serta minimnya aksesbilitas layanan publik. Cross border media memiliki dampak membentuk realitas subyektif tentang rasa nasionalisme masyarakat di kawasan perbatasan mainland dan hinterland kota Batam. Hubungan atau korelasi terpaan media asing dan aksesbilitas layanan publik terhadap rasa nasionalisme masyarakat di kawasan perbatasan di kota Batam yang menjadi kajian dalam penelitian ini. Pendekatan teori yang dipakai dalam penelitian ini yaitu teori kultivasi. Penelitian ini untuk mengetahui; 1). Hubungan tingkat aksesibilitas layanan publik terhadap rasa nasionalisme masyarakat di kawasan perbatasan mainland dan hinterland kota Batam. 2). Hubungan cross border media (terpaan media asing berita, hiburan dan iklan) terhadap rasa nasionalisme masyarakat di kawasan perbatasan mainland dan hinterland Kota Batam. 3). Variable yang paling dominan antara cross border media (terpaan media asing berita, hiburan dan iklan) dan aksesibilitas layanan publik terhadap rasa nasioalisme masyarakat di kawasan perbatasan mainland dan hinterland Kota Batam. 4). Realitas subyektif di masyarakat perbatasan kota Batam tentang rasa nasionalisme dan budaya Melayu di bentuk oleh program siaran dari media negara asing (Malaysia dan Singapura). Penelitian ini dilakukan di kawasan perbatasan mainland dan hinterland yang berada di kelurahan Pemping, Kecamatan Belakang Padang dan Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Metode penelitian menggunakan metode campuran (Mixed Methods Research). Responden dalam penelitian ini sebanyak 272 responden dengan teknik penyebaran sampel menggunakan teknik Proporstionate Stratified Random Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data utama menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 20.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat Pengaruh Langsung cross border media (terpaan media asing berita, hiburan dan iklan) Terhadap Rasa Nasionalisme Masyarakat di Kawasan Perbatasan Kota Batam). Sedangkan dilihat dari Koefisien korelasinya menunjukkan bahwa kedua variabel mempunyai korelasi /hubungan yang kuat yaitu 0.690**. Terdapat Pengaruh Langsung Aksesbilitas layanan publik Terhadap Rasa Nasionalisme Masyarakat Di Kawasan Perbatasan Kota Batam). Sedangkan dilihat dari Koefisien korelasinya menunjukkan bahwa kedua variabel mempunyai korelasi /hubungan yang cukup kuat yaitu 0.683**. Variabel yang lebih dominan yaitu cross border media (terpaan media asing berita, hiburan dan iklan) atau (X1) yang mempengaruhi rasa nasionalisme masyarakat di kawasan perbatasan mainland dan hinterland Kota Batam (Y) sebesar 24,7 %. Bentuk kultivasi yang terjadi akibat dari terpaan media (exposure media) asing masyarakat di perbatasan kota Batam yaitu semakin membanggakan negara tetangga dari sisi pembangunan, keberhasilan pembangunan fasilitas umum, kemudahan layanan publik, kondisi ekonomi dan minimnya korupsi, dan rasa bangga ini jika semakin terkikis bisa berpotensi mengurangi rasa nasionalisme masyarakat di perbatasan mainland dan hinterland kota Batam. Saran ke depan perlu ada kebijakan di bidang penyiaran yang berpihak kepada daerah perbatasan atau 3 T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) untuk menjaga dan menumbuhkan rasa nasionalisme masyarakat di kawasan perbatasan. Kajian penelitian lanjutan ke depan bisa menggunakan pendekatan teori agenda setting untuk mengungkap tentang kebijakan-kebijakan cross border media di kawasan perbatasan mainland dan hinterland kota Batam. Kata kunci: media exposure, cross border media, aksesibilitas layanan publik, kultivasi, nasionalisme.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Pascasarjana > Magister
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 21 Mar 2018 10:19
    Last Modified: 21 Mar 2018 10:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/40020

    Actions (login required)

    View Item