Perbedaan Kadar High Density Lipoprotein (HDL) Akibat Paparan Asap Rokok Konvensional dengan Uap Rokok Elektronik pada Tikus Putih (Rattus norvegicus)

A, ADRIANUS SETYAWAN (2018) Perbedaan Kadar High Density Lipoprotein (HDL) Akibat Paparan Asap Rokok Konvensional dengan Uap Rokok Elektronik pada Tikus Putih (Rattus norvegicus). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (88Kb)

    Abstract

    Latar Belakang: Merokok merupakan salah satu faktor resiko terjadinya penyakit hipertensi, ateroksklerosis maupun penyakit jantung koroner. Pengaruh bahan-bahan kimia yang dikandung rokok seperti nikotin, karbonmonoksida (CO) dan tar akan memacu kerja dari susunan sistem syaraf pusat. Kandungan nikotin inilah yang sering menyebabkan berbagai gangguan termasuk perubahan kadar High Density Lipoprotein (HDL). Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian asap rokok terhadap tikus putih (Rattus norvegicus) yang diduga dapat mempengaruhi kadar HDL dan membandingkan kadar HDL tikus putih yang diberi paparan asap rokok konvensioal dengan uap rokok elektronik. Metode: Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel berupa tikus putih (Rattus norvegicus) jantan berusia 3-4 bulan dan sehat dengan aktivitas normal. Sampe diambil secara simple random sampling sebanyak 30 ekor, dibagi dalam 3 kelompok, masing-masing terdiri dari 10 tikus. Kelompok kontrol (KK) hanya diberi pakam standar, perlakuan 1 (KP1) ditambah paparan asap rokok konvensional, perlakuan 2 (KP2) ditambah paparan uap rokok elektronik selama 3 minggu. Pengambilan sampel darah dilakukan pada saat sebelum perlakuan dan setelah perlakuan. Data pengukuran kadar HDL pretest dan posttest dianalisis dengan uji One Way ANOVA dan perbandingan tiap kelompok dianalisis dengan uji T berpasangan. Hasil: Ketiga kelompok mengalami peningkatan kadar HDL. Hasil uji T berpasangan menunjukkan pengaruh yang bermakna sebelum dan setelah perlakuan pada KK dengan p=0,036 dan KP1 dengan p=0,014 (p<0,05) sedangkan tidak terdapat pengaruh bermakna pada KP2 dengan p=0,176 (p>0,05). Selisih peningkatan terbanyak dimiliki oleh KK, dilanjutkan oleh KP1 kemudian KP2. Simpulan: Pemberian paparan asap rokok konvensional dan uap rokok elektronik tidak berpengaruh terhadap penurunan kadar High Density Lipoprotein.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 20 Mar 2018 23:53
    Last Modified: 20 Mar 2018 23:53
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39985

    Actions (login required)

    View Item