HUBUNGAN ANTARA KEGEMUKAN DENGAN RESPONSIVITAS ASUPAN ZAT BESI PADA REMAJA PUTRI DENGAN ANEMIA

HANDAYANI, SITI (2018) HUBUNGAN ANTARA KEGEMUKAN DENGAN RESPONSIVITAS ASUPAN ZAT BESI PADA REMAJA PUTRI DENGAN ANEMIA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (272Kb)

    Abstract

    Latar Belakang: Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia, khususnya anemia defisiensi besi (ADB). Tatalaksana pada ADB sering dilakukan dengan pemberian suplementasi besi dan peningkatan asupan zat besi. Responsifnya pemberian asupan zat besi dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya absorbsi besi yang dibantu oleh trasporter ferroportin. Jumlah ferroportin dalam usus dapat berkurang karena peran dari hormon hepsidin yang dapat memicu degradasi ferroportin oleh lisosom. Keadaan sitokin IL-6 yang tinggi akan memicu peningkatan sintesis hepsidin sehingga kadar hepsidin dalam tubuh meningkat. Pada kegemukan terjadi reaksi inflamasi yang mengakibatkan peningkatan sitokin IL-6. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara responsifitas asupan zat besi pada remaja putri dengan anemia. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan September 2017 dengan subjek penelitian siswi SMA di Boyolali dan merupakan penelitian lanjutan yang dilakukan 1 tahun yang lalu. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih sebanyak 26 siswi. Kegemukan dinilai dari IMT yang dihitung dari berat badan yang diukur menggunakan timbangan berat badan dan tinggi badan yang diukur menggunakan pengukur tinggi badan. Pemeriksaan hemoglobin menggunakan Metode Cyanmethemoglobin. Analisis asupan zat gizi dinilai menggunakan form 24 hours recall dan FFQ kemudian dihitung asupan gizinya menggunakan software Nutrisurvey. Data yang diperoleh di uji menggunakan uji t tidak berpasangan dan uji korelasi dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil Penelitian: Hasil analisis menunjukkan rerata IMT subjek yang responsif asupan zat besi adalah 30,17 kg/m2 sedangkan yang tidak responsif 30,25 kg/m2 (p= 0,909). Analisis variabel asupan zat gizi menunjukkan hubungan yang signifikan antara asupan zat besi dan vitamin A terhadap responsifitas asupan zat besi, dimana semakin rendah asupan zat besi dan vitamin A maka subjek semakin tidak responsive terhadap asupan zat besi. Simpulan Penelitian: Tidak terdapat hubungan bermakna antara kegemukan dengan responsivitas asupan zat besi pada remaja putri dengan anemia. Kata Kunci: kegemukan, responsivitas asupan zat besi, hepsidin, IL-6

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 13 Mar 2018 11:36
    Last Modified: 13 Mar 2018 11:36
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39831

    Actions (login required)

    View Item