Hubungan Intensitas Kebisingan dan Usia dengan Ambang Dengar pada Pekerja di bagian Produksi Weaving II PT. Sari Warna Asli III Karanganyar

, SENDYANA (2018) Hubungan Intensitas Kebisingan dan Usia dengan Ambang Dengar pada Pekerja di bagian Produksi Weaving II PT. Sari Warna Asli III Karanganyar. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (2366Kb)

    Abstract

    Sendyana, R0213049, 2017. Hubungan intensitas kebisingan dan usia dengan ambang dengar pada pekerja di bagian produksi weaving II PT. Sari Warna Asli III Karanganyar. Skripsi Program D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar Belakang : Salah satu dampak dari sebuah bising adalah kenaikan ambang dengar yang dapat menyebabkan tuli permanen. Berdasarkan survey awal menunjukkan kebisingan yang dihasilkan dari mesin weaving sebesar 94 dB dan diketahui 3 pekerja mengalami kesulitan merespon pertanyaan pada kondisi yang tidak bising dan usia pekerja diatas 40 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas kebisingan dan usia dengan ambang dengar. Metode : Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 92 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik probability sampling dan didapatkan sampel minimal 62 sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah sound level meter, audiometri, informed concent dan lembar isian data identitas, umur, masa kerja, riwayat penyakit telinga dan penggunaan obat-obatan. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik Hasil : Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan intensitas kebisingan dengan nilai ambang dengar pada telinga kanan (p value = 0,000) dan telinga kiri (p value = 0,001). Tidak terdapat hubungan usia dengan nilai ambang dengar pada telinga kanan (p value = 0,939) dan telinga kiri (p value = 0,429). Hasil analisis multivariat menunjukkan terdapat kekuatan hubungan yang dominan antara intensitas kebisingan dengan ambang dengar dengan nilai OR Exp(B) = 79,9 Simpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas kebisingan dengan ambang dengar dibandingkan dengan usia pada pekerja di bagian weaving II PT. Sari Warna Asli III Karanganyar Kata Kunci : Ambang Dengar, Intensitas Kebisingan, Usia

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RA Public aspects of medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > D4 - Keselamatan Kerja
    Depositing User: Aren Dwipa
    Date Deposited: 09 Mar 2018 12:26
    Last Modified: 09 Mar 2018 12:26
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/39825

    Actions (login required)

    View Item